RUPSLB Putuskan Ubah Direksi dan Komisaris Kimia Farma, Berikut Ini Susunannya
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Kimia Farma Tbk (KAEF) memutuskan mengubah susunan dewan komisaris dan direksi. Pada RUPSLB itu, pemegang saham menyetujui pemberhentian dengan hormat Lina Sari sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Wiku Adisasmito sebagai Komisaris.
Direktur Utama Kimia Farma Djagad Prakasa Dwialam mengatakan, pemegang saham menyetujui pengangkatan Willy Meridian sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, serta Sumarjati Arjoso sebagai Komisaris.
“Atas nama perseroan, saya menyampaikan terima kasih dan hormat kepada Ibu Lina Sari dan Bapak Wiku Adisasmito atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun dan mendukung peningkatan kinerja Kimia Farma,” kata Djagad dalam keterangan resminya pada Rabu (5/11).
Kemudian, kata Djagad, rapat tersebut pun menyepakati pengalihan aset perseroan sebanyak 50% jumlah kekayaan bersih. Langkah tersebut merupakan upaya memperkuat kinerja Kimia Farma yang sedang melaksanakan restrukturisasi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas dukungan dan persetujuannya terhadap rencana pengalihan aset perseroan. Melalui rencana ini, maka diharapkan perseroan akan memperoleh dana untuk mendukung kegiatan operasional, modal kerja, dan pengembangan usaha,” ujar Djagad.
Berikut susunan baru pengurus Kimia Farma sebagaimana keputusan RUPSLB pada 3 November 2025:
Dewan Komisaris:
– Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Stefan Looho
– Komisaris Independen: Fachmi Idris
– Komisaris Independen: Diah Kusumawardani
– Komisaris: Suprianto
– Komisaris: Sumarjati Arjoso
Direksi:
– Direktur Utama: Djagad Prakasa Dwialam
– Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Willy Meridian
– Direktur Sumber Daya Manusia: Disril Revolin Putra
– Direktur Produksi dan Supply Chain: Hadi Kardoko
– Direktur Komersial: Hanadi Setiarto
– Direktur Portofolio, Produk dan Layanan: Jasmine Karsono