Trump Resmi Tetapkan Tarif 32% untuk Seluruh Produk Indonesia, Berlaku Agustus 2025

0
85
Reporter: Rommy Yudhistira

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi memberlakukan tarif impor sebesar 32% kepada Indonesia yang berlaku pada 1 Agustus 2025. Dalam surat yang ditujukan kepada Presiden Prabowo Subianto, Trump memberlakukan tarif itu untuk seluruh produk Indonesia yang dikirim ke AS, dan terpisah dari tarif sektoral lainnya.

Trump beralasan, kebijakan tarif itu berlaku untuk mengatasi defisit perdagangan AS dengan Indonesia yang dinilai sudah terjadi bertahun-tahun. Karena itu, pemerintah Indonesia diminta memahami kondisi yang terjadi di AS.

“Harap dipahami bahwa tarif ini diperlukan untuk mengoreksi kebijakan tarif dan non-tarif Indonesia selama bertahun-tahun, serta hambatan perdagangan yang menyebabkan defisit perdagangan yang tidak berkelanjutan terhadap AS,” kata Trump dalam suratnya kepada Presiden Prabowo pada Senin (8/7).

Masih di surat yang sama, Trump akan menaikkan tarif tersebut apabila pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan serupa terhadap produk AS. Namun, apabila Indonesia memutuskan untuk membangun sarana produksi di AS, maka tarif itu tidak berlaku.

Bahkan, kata Trump, pihaknya memastikan hal tersebut dapat diproses dan disetujui dalam waktu yang cepat. Kebijakan AS itu bisa saja berubah, jika Indonesia mau mengikuti syarat dan menyesuaikan terhadap hal tersebut.

Baca Juga :   Kementerian BUMN Jalankan Penerapan AKHLAK Lewat Program Relawan Bakti BUMN ke-6

Di samping itu, kata Trump, Indonesia mau membuat ekosistem pasar nasional yang lebih terbuka bagi AS.

“Tarif ini dapat diubah, naik atau turun, tergantung pada hubungan kami dengan negara Anda. Anda tidak akan pernah kecewa dengan AS,” ujar Trump.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics