Berbagi Pengalaman di Fakultas Pertanian Andalas, Astra Agro Sebut Industri Sawit Hadapi Tantangan Kompleks

0
51
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Astra Agro Lestari Tbk menilai industri sawit sedang menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di sisi lain, kebutuhan minyak nabati dunia pun meningkat seiring pertumbuhan populasi global.

Sementara itu, kata Direktur Agronomy and Sustainability Astra Agro Lestari Bandung Sahari, dari sisi industri, pelaku usaha dituntut untuk meningkatkan produktivitas dengan tetap mendukung aspek pelestarian lingkungan, dan penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan.

“Ke depan, tantangan industri sawit ialah mampu menghasilkan produksi yang tinggi sekaligus menjaga ekosistem perkebunan agar tetap mengedepankan biodiversitas. Karena itu, peningkatan produktivitas harus berjalan beriringan dengan penerapan prinsip keberlanjutan, inovasi teknologi, dan pengelolaan lingkungan yang baik,” ujar Bandung di hadapan mahasiswa di Fakultas Pertanian Universitas Andalas beberapa waktu lalu.

Pengelolaan hama, kata Bandung, menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga produktivitas tanaman kelapa sawit. Dalam praktik modern, pengendalian hama, selain pestisida, bisa dilakukan dengan pendekatan pengendalian hama terpadu (PHT) yang mengedepankan keseimbangan ekosistem, dan pemanfaatan teknologi.

Astra Agro, lanjut Bandung, konsisten mengembangkan pendekatan biologis yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan musuh alami, dan agen hayati. Semisal, memanfaatkan serangga predator sycanus untuk mengendalikan populasi ulat pemakan daun yang menjadi salah satu hama utama tanaman kelapa sawit.

Baca Juga :   Indeks Kepercayaan Industri Masih di Zona Ekspansi, Apa Saja Subsektor yang Kontraksi?

Selain itu, kata Bandung, Astra Agro pun memanfaatkan jamur metarhizium anisopliae sebagai agen pengendali biologis kumbang tanduk. Juga mengembangkan populasi burung hantu sebagai predator alami hama tikus di perkebunan.

“Mahasiswa hari ini adalah calon pemimpin industri perkebunan Indonesia di masa depan. Karena itu, kami berharap pengalaman dan praktik baik yang dijalankan perusahaan dapat menjadi tambahan wawasan bagi mahasiswa agar memiliki perspektif yang lebih komprehensif mengenai produktivitas, inovasi, dan keberlanjutan,” ujar Bandung.

Sementara itu, Ketua Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Andalas Eka Candra Lina menimpali, pihaknya mengapresiasi Astra Agro dalam kegiatan praktisi mengajar. Harapannya kegiatan itu dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh wawasan dari dunia industri.

“Kami berharap sinergi antara perguruan tinggi dan industri seperti ini dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi profesional yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang baik, tetapi juga memahami pentingnya keberlanjutan dalam pembangunan pertanian Indonesia,” kata Eka.

Sebagai informasi, PT Astra Agro Lestari Tbk membagikan pengalaman dan pemahaman tentang industri kelapa sawit Indonesia kepada mahasiswa di Fakultas Pertanian Universitas Andalas. Adapun materi utama yang dibahas yakni mengenai pendekatan modern dalam mengelola organisme pengganggu tanaman secara efektif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Manulife Luncurkan Asuransi Berbasis Syariah, Bukti Komitmen Majukan Industri Tersebut

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics