Bulog Sebut Serapan Gabah Capai Sekitar 4,5 Juta Ton di 2025, Klaim Tertinggi Dalam Sejarah
Ilustrasi/Liputan6.com
Perum Bulog mencatat penyerapan gabah kering panen (GKP) mencapai sekitar 4,5 juta ton sepanjang 2025. Bulog mengklaim capaian itu menjadi paling tertinggi sepanjang sejarah.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog aktif menyerap hasil panen dengan harga pembelian pemerintah (HPP). Tujuannya untuk menjaga kesejahteraan petani.
Pada saat yang sama, kata Ahmad, Bulog pun menjalankan mandat pengelolaan cadangan pangan pemerintah, memastikan keseimbangan pasokan, serta harga di pasar tetap terjaga bagi petani dan masyarakat.
“Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ini bukan sekedar angka, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani, dan fondasi penting menuju swasembada pangan,” kata Ahmad dalam keterangan resminya pada Jumat (9/1).
Masih kata Ahmad, pencapaian itu merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur dalam ekosistem pangan nasional. Bulog terus menjalin kerja sama strategis dengan TNI dan Polri, khususnya memanfaatkan fasilitas pergudangan agar ketersediaan, serta kelancaran pengelolaan stok pangan tetap terjaga.
“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terus diperkuat Bulog bersama pemerintah pusat, dan daerah, petani, dan para pemangku kepentingan lainnya,” ujar Ahmad.