Daftar Bank Penerima Indonesia Top Bank Awards 2024

0
245

Sektor perbankan adalah sektor yang paling menonjol di sektor jasa keuangan. Kontribusinya, penguasaan pangsa pasarnya hingga penggunaan produk-produknya lebih menonjol dibandingkan sektor jasa keuangan yang lainnya.

Melihat kinerja perbankan hingga kuartal I tahun 2024, perbankan Indonesia masih dalam kondisi yang baik. Kinerja industri perbankan per April 2024 menunjukkan tingkat profitabilitas sebesar 2,51%, NIM sebesar 4,56%, dan Permodalan (CAR) perbankan masih di level yang relatif tinggi yaitu sebesar 25,99%. Dari sisi kinerja intermediasi, pada April 2024, kredit melanjutkan pertumbuhan double digit sebesar 13,09% (yoy) menjadi Rp7.310,7 triliun. Adapun kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio NPL gross perbankan sebesar 2,33% dan NPL net sebesar 0,81%.

Ke depan, perbankan masih akan dihadapkan pada tantangan-tantangan baik yang berasal dari domestik maupun global. Kekuatan, daya tahan hingga adaptif dengan berbagai tantangan dan perubahan menjadi kunci perbankan nasional untuk tetap sukses melayani nasabah dan masyarakat.

Perbankan nasional dituntut untuk selalu meningkatkan kinerjanya, atau paling tidak mempertahankan kinerjanya yang positif. Kemampuan ini dapat mencerminkan sebagai kesiapan perbankan untuk melayani nasabah pada level terbaiknya.

“The Iconomics sebagai bagian dari entitas bisnis di Indonesia dengan core business media massa dan riset sangat berkomitmen untuk mendukung perbankan Indonesia tumbuh semakin baik untuk melayani masyarakat dan nasabah. Pencapaian-pencapaian yang telah berhasil dihimpun sudah semestinya diberikan apresiasi,” kata Founder & CEO The Iconomics, Bram S. Putro.

Baca Juga :   Grup Modalku Resmi Masuk ke Bank Index

Melalui Indonesia Top Bank Awards 2024 yang telah memasuki tahun kelima, The Iconomics memberikan apresiasi kepada bank-bank dan para bankir. Sebelum pemberian penghargaan ini, ada sejumlah insight yang disampaikan dari para pembicara kepada para tamu undangan. Dalam sesi Inspirational Speech, CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi memberikan paparan sebagai bank global. Pembicara lainnya Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara yang diwakilkan kepada Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Arief Wibisono dan Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia yang diwakilkan kepada Direktur Hilirisasi Perkebunan, Mohamad Faizal.

 

CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi/Dok. Iconomics

 

Direktur Hilirisasi Perkebunan Kementerian Investasi/BKPM, Mohamad Faizal/Dok. Iconomics

 

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal, Arief Wibisono/Dok. Iconomics

Dalam menentukan perbankan yang memperoleh penghargaan ini, tim riset The Iconomics menilai kinerja keuangan perbankan tahun 2022 hingga 2023. Ada dua parameter dan penilaian yang dipilih yakni aspek profitabilitas dan rentabilitas. Dalam penilaian, ada penilaian Rank Financial Indicator dengan bobot 60% dan Rank Financial Growth Indicator dengan bobot 40%. Langkah selanjutnya adalah mengkomparasikan para kandidatnya sesuai dengan Kelompok Bank Modal Inti atau KBMI.

Penilaian berdasarkan Rank Financial Indicator adalah penilaian yang diberikan kepada perbankan secara peringkat berdasarkan angka kinerja keuangan dalam satu daftar kelompok perbankan. Adapun pernilaian berdasarkan Rank Financial Growth Indicator adalah penilaian yang diberikan kepada perbankan atas pencapaian atau progres kinerja keuangan dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :   TRAINING: CREDIT SCORING DEVELOPMENT for RETAIL BANKING

Adapun kategori yang dipilih dengan menggunakan pengelompokan modal inti. Ada 5 kategori dalam penghargaan ini. Pertama, kategori Bank dengan Modal Inti Kurang Dari Rp3 triliun. Kedua, kategori Bank dengan Modal Inti antara Rp3 hingga Rp6 triliun (Kelompok Bank Modal Inti 1). Ketiga, kategori Bank dengan Modal Inti antara Rp6 hingga Rp14 triliun (Kelompok Bank Modal Inti 2). Keempat, kategori Bank dengan Modal Inti antara Rp14 hingga Rp70 triliun (Kelompok Bank Modal Inti 3). Kelima, kategori Bank dengan Modal Inti lebih besar dari Rp70 triliun (Kelompok Bank Modal Inti 4).

Indonesia Top Bank 2024

Perusahaan Title
PT Bank Central Asia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 4 Category
PT Bank Syariah Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 3 Category
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Top Bank 2024 in KBMI 3 Category
PT Bank Maybank Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 3 Category
PT Allo Bank Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Sinarmas Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Maspion Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk Top Bank 2024 in KBMI 2 Category
PT Bank Jasa Jakarta Top Bank 2024 In KBMI 2 Category
PT Bank Pembangunan Daerah Bali Top Bank 2024 in KBMI 1 Category
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat Top Bank 2024 in KBMI 1 Category
PT Bank IBK Indonesia Tbk Top Bank 2024 in KBMI 1 Category
PT Bank Nationalnobu Tbk Top Bank 2024 in KBMI 1 Category
PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara Top Bank 2024 in Total Capital <3 Trillion Category
PT Bank Mega Syariah Top Bank 2024 in Total Capital <3 Trillion Category
PT Bank Pembangunan Daerah Jambi Top Bank 2024 in Total Capital <3 Trillion  Category
Baca Juga :   KB Bukopin Gandeng PPA Kelola Aset Kualitas Rendah Senilai Rp1,3 Triliun

 

 

Indonesia Top Banker 2024

Nama Jabatan Perusahaan
Alexandra Askandar Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Ali Gunawan Komisaris PT Allo Bank Indonesia Tbk
Batara Sianturi CEO Citi Indonesia
Djohan Emir Setijoso Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk
Yuddy Renaldi Direktur Utama PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk

 

Leave a reply

Iconomics