Garuda Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara

0
45

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia masuk dalam jajaran 500 perushaan terbesar di Asia Tenggara versi media Fortune.

Dalam dafar bertajuk “Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2024” itu, Garuda  menempati posisi ke-125 atas capaian pembukuan pendapatan usaha konsolidasi tahun fiskal 2023 yaitu sebesar US$2,94 miliar atau tumbuh 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Dalam keterangannya, Garuda Indonesia menyampaikan capaian ini “menjadi kali pertama bagi Garuda Indonesia menyusul landasan kinerja yang semakin sehat pasca selesainya proses restrukturisasi pada akhir tahun 2022 lalu, di mana pada tahun 2023 lalu, Garuda juga berhasil memperoleh laba sebesar US$251 juta.”

“Dengan adanya pengakuan terhadap capaian kinerja Perusahaan di sepanjang tahun 2023 tersebut, tentunya menjadi dorongan tersendiri bagi Perusahaan untuk terus menguatkan fundamen kinerja secara berkelanjutan guna memaksimalkan potensi pendapatan di tengah geliat industri penerbangan yang kini mulai kembali kompetitif,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dalam keterangan pers, Rabu (19/6).

Irfan menjelaskan, selain upaya peningkatan pendapatan usaha yang terus dioptimalkan, kinerja 2023 juga menjadi milestone Garuda Indonesia dalam mengimplementasikan berbagai aksi korporasi dan inisiatif berkelanjutan yang diharapkan dapat selaras dengan fokus Perusahaan untuk menjadi bisnis penerbangan yang adaptif dan profitable.

Fortune Southeast Asia 500 menampilkan daftar 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara yang pengukurannya dilihat berdasarkan pendapatan (konsolidasi) Perusahaan dari tujuh negara yaitu Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Kamboja dengan latar belakang industri yang beragam di antaranya industri perbankan, minyak dan gas, pertambangan, teknologi, ritel, hingga transportasi.

Baca Juga :   Dirut Garuda Janji Sebelum Tutup Tahun 2022 Bisa Penuhi Persyaratan agar Suspensi Saham GIAA Dibuka

Dari 500 perusahaan yang masuk dalam dafatar tersebut, sebabanyak 110 perusahaan dari Indonesia, disusul Thailand 107 perusahaan.

Sebanyak 89 perusahaan dari Malaysia 89,  Singapura  84 perusahaan, Vietnam 70 perusahaan, Filipina dengan 38 perusahaan dan Kamboja dua perusahaan.

Selain Garuda Indonesia, beberapa perushaan asal Indonesia yang masuk dalam daftar 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara adalah Pertamina, PLN, BRI, Bank Mandiri, Telkom Indonesia, Gudang Garam, dan BCA.

Irfan mengatakan, pemeringkatan berskala regional ini menjadi salah satu tolok ukur bagaimana tren atau tantangan dari ragam faktor eksternal yang dihadapi oleh para perusahaan setelah fase pandemi.

“Merupakan sebuah kebanggaan tersendiri di tengah intensnya langkah perbaikan yang dilakukan oleh Perusahaan, capaian perbaikan tersebut turut diperhitungkan sebagai perusahaan-perusahaan terbaik di kawasan regional,” ungkap Irfan.

Leave a reply

Iconomics