Jumlah Penumpang dan Angkutan Barang Naik, Pelni Sebut Transportasi Laut Masih Pilihan Utama Masyarakat
PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni telah melayani sekitar 5,2 juta penumpang di seluruh Indonesia pada 2025. Kemudian, Pelni pun mengangkut sekitar 118 ribu ton barang, sekitar 24 ribu TEUs peti kemas, sekitar 6 ribu unit kendaraan, sekitar 580 ribu kilogram layanan redpack, serta sekitar 7 ribu ekor ternak melalui layanan logistik dan transportasi laut yang dioperasikan Pelni.
Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda mengatakan, sejumlah indikator operasional Pelni menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penumpang bertambah sekitar 58 ribu orang, angkutan barang naik sekitar 2.300 ton, peti kemas bertambah 721 TEUs, dan layanan kapal ternak meningkat 2.435 ekor.
“Sebagai perusahaan pelayaran nasional, kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi laut yang aman, andal, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran Pelni dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia,” kata Ditto dalam keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.
Ditto menambahkan, tingginya jumlah penumpang yang dilayani menunjukkan transportasi laut masih menjadi pilihan utama masyarakat. Dan terkhusus untuk perjalanan antar-pulau di wilayah Indonesia.
Karena itu, kata Ditto, Pelni akan terus meningkatkan kinerja operasional dan keuangan di antaranya penguatan layanan, optimalisasi bisnis logistik, dan transformasi digital. Juga meningkatkan kualitas pelayanan untuk mendukung konektivitas nasional, dan pembangunan ekonomi Indonesia.
“Pencapaian ini menjadi modal penting bagi Pelni untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola perusahaan, serta melaksanakan berbagai program strategis, termasuk peremajaan armada dan pengembangan layanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tutur Ditto.