Pos Indonesia dan BTN Luncurkan Merek Tabungan Bernama BTNPOS

0
75
Reporter: Rommy Yudhistira

Pos Indonesia (PosIND) bersama Bank Tabungan Negara (BTN) resmi mengubah merek layanan tabungan e’Batarapos menjadi BTNPOS. Peluncuran itu menjadi langkah strategis bagi kedua BUMN, untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.

Plt. Direktur Utama PosIND Haris mengatakan, kerja sama PosIND dan BTN telah terjalin lama, dan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kerja sama antara BTN dan Pos merupakan kerja sama yang sudah cukup lama, mengalami pasang surut, dan hari ini puncaknya kita melakukan rebranding layanan menjadi BTNPOS,” kata Haris dalam keterangan resminya beberapa waktu yang lalu.

Melalui kegiatan BTN POS Festival, kata Haris, pihaknya bersama BTN juga meluncurkan layanan cash in cash out (CICO) yang memungkinkan masyarakat pengguna BTN menyetor dan menarik dana langsung di kantor Pos.

“Melalui layanan CICO, masyarakat kini dapat bertransaksi perbankan di Kantor Pos. Ini baru dua dari skenario besar kerja sama yang akan terus kita dorong ke depan antara BTN dan Pos,” ujar Haris.

Baca Juga :   Perumnas Targetkan Pendapatan Rp2,5 Triliun di Tahun 2024

Melalui perubahan merek BTNPOS dan pengembangan layanan CICO, kata Haris, PosIND dan BTN optimistis kolaborasi tersebut akan memperkuat inklusi keuangan nasional, menghadirkan layanan perbankan yang mudah diakses, dan menegaskan peran PosIND sebagai mitra strategis distribusi layanan keuangan di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L. P. Napitupulu mengatakan, sinergi yang terjalin memadukan kekuatan produk perbankan BTN dengan jaringan distribusi PosIND yang luas. Nixon menambahkan, PosIND merupakan mitra strategis bagi BTN, karena keberadaannya hampir di setiap kecamatan Indonesia.

“PosIND berada hampir di setiap kecamatan dan sangat strategis dari sisi operasional. Target kami, tabungan BTNPOS bisa mencapai Rp 5 triliun dalam satu tahun ke depan, dan akan kita dorong kuat di daerah-daerah,” ujar Nixon.

Leave a reply

Iconomics