Bank Victoria akan Terbitkan Saham Baru untuk Penuhi Ketentuan Modal Inti

0
657

PT Bank Victoria International Tbk akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue yang keenam (VI) pada Agustus tahun ini. Aksi korporasi ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dalam rangka pemenuhan modal inti minimum.

Jumlah saham baru yang akan diterbitkan sebanyak 7,04 miliar, dengan harga pelaksanaan Rp140 hingga Rp170 per saham. Dengan demikian, jumlah dana yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp985,91 miliar hingga Rp1,19 triliun.

Pemegang saham telah merestui right isssue ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 3 Juni 2022 lalu.

“Rencana PMHMETD VI akan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan sekitar 40,17 % dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah pelaksanaan PMHMETD VI dengan demikian akan memperkuat struktur permodalan dalam rangka pemenuhan modal inti minimum dan modal kerja pengembangan usaha Perseroan melalui kredit termasuk pemberian kredit dengan layanan digital,” tulis manajemen Bank Victoria dalam dokumen prospektus, yang dikutip Theiconomics, Sabtu (11/6).

Berdasarkan surat pernyataan 8 Juni 2022, PT Victoria Investama Tbk selaku Pemegang Saham Utama dan Pengendali Perseroan dengan kepemilikan 39,37% telah menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya sebanyak 2,77 miliar saham. Dengan harga pelaksanaan Rp140 hingga Rp170 per saham, maka PT Victoria Investama Tbk akan menggelontorkan dana Rp388,16 miliar hingga Rp471,34 miliar untuk mengekusi haknya dalam right issue ini.

Baca Juga :   ADHI Telah Peroleh Setoran Modal Pemerintah Rp1,97 Triliun

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics