Chandra Asri Bukukan Laba Bersih US$1,7 Miliar per September 2025

0
71

Fasilitas pabrik Chandra Asri

PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) membukukan laba bersih sebesar US$1,7 miliar pada sembilan bulan pertama tahun 2025.

Capaian tersebut, menurut Direktur dan Chief Financial Officer Group, Andre Khor, mencerminkan ketahanan keuangan dan kemampuan adaptif strategis Perseroan.

Sepanjang periode ini, Chandra Asri Group terus memperkuat tiga pilar utamanya, yakni energi, kimia, dan infrastruktur dengan prinsip keberlanjutan yang menjadi inti strategi pertumbuhan jangka panjangnya.

Di sektor energi, Group memperluas kehadiran regional melalui penandatanganan perjanjian jual beli (Sales Purchase Agreement) terkait akuisisi jaringan stasiun layanan ritel dengan merek Esso milik ExxonMobil di Singapura melalui special purpose vehicle di bawah anak usaha yang dimiliki sepenuhnya. Aksi strategis ini memperkuat visi Group untuk membangun infrastruktur energi terintegrasi di kawasan Asia Tenggara, melanjutkan ekspansi sebelumnya melalui Aster Chemicals & Energy Pte. Ltd. (Aster).

Di sektor kimia, pembangunan pabrik Chlor-Alkali dan Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon telah mencapai progres konstruksi sebesar 33%. Setelah beroperasi, pabrik ini akan meningkatkan kemandirian industri kimia Indonesia, mengurangi ketergantungan impor, serta menciptakan potensi penghematan hingga Rp10 triliun per tahun, menegaskan peran Chandra Asri Group dalam memperkuat industri hilir nasional. Penyelesaian akuisisi Chevron Phillips Singapore Chemicals juga telah terlaksana dengan lancar dan secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan nilai Group.

Baca Juga :   Dharma Satya Nusantara Catat Kenaikan Laba Kuartal III-2022 Sebesar 112%, Simak Faktor Pendongkraknya

Di sektor infrastruktur, Chandra Asri Group memperkuat portofolio solusi infrastruktur terintegrasi melalui anak perusahaannya, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI). Setelah sukses melaksanakan IPO, CDI terus mengembangkan portofolio logistik dan energi terbarukan dengan menambah dua kapal kimia baru dan 20 truk baru, serta meningkatkan kepemilikan di PT Chandra Shipping International dan PT Marina Indah Maritim—serta memperluas portofolio tenaga surya menjadi 11 MWp, memperkokoh posisinya sebagai pemimpin solusi infrastruktur terintegrasi.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics