Trimegah Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks, Seperti Apa Prospeknya?

0
797

Potensi pertumbuhan ekonomi maupun pasar saham ini didukung oleh berbagai faktor internal dan eksternal. Faktor internal didorong oleh proses vaksinasi yang berjalan lancar dan kebijakan fiskal dari pemerintah yang cukup agresif. Selain itu, UU Citpa kerja dan aturan turunannya akan mereformasi perekonomian Indonesia secara struktural untuk beberapa tahun ke depan.

“Dari sisi global kami memiliki ekspektasi bahwa likuiditas di dunia akan tetap melimpah akibat kebiajakan-kebijakan akomodatif dari negara-negara maju seperti Amerika, Eropa, dan juga Jepang. Hal ini tentunya dampaknya positif ke emerging market seperti Indonesia yang pada akhirnya akan mendukung kinerja reksa dana berbasis saham termasuk reksa dana indeks baru dari Trimegah ini,” ujar Antony.

Di sisi lain, Antony menambahkan dalam beberapa tahun terakhir, reska dana yang dikelola secara pasif seperti reksa dana indeks berkembang pesat. Sejak 2018 hingga 2020, dana kelolaan reksa dana indeks mengalami pertumbuhan yang cukup besar sebesar 135%. Hal tersebut menunjukkan besarnya minat inevstor terhadap reksa dana jenis ini.

Baca Juga :   BNP Paribas AM: Total Dana Kelolaan Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity Mencapai Rp23 Miliar

“Trimegah meyakini bahwa reksa dana Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index akan menjadi pilihan yang tepat bagi investor ritel maupun institusi yang ingin mendapatkan imbal hasil yang atraktif dan tetap memiliki eksposure ke equity market,” ujar Antony.

Indeks FTSE Indonesia Low Volatility Factor dipilih sebagai acuan, karena Trimegah melihat, Indeks ini tak hanya memilki kinerja jangka panjang yang unggul namun juga terdiri dari 31 saham dengan kapitalisasi pasar yang besar dan volatilitasnya cukup rendah. “Dengan kata lain portofolio yang terbentuk akan memiliki likuiditas yang baik serta tingkat risiko yang lebih terjaga. Dengan peluncuran reksa dana ini, range produk reksa dana kami semakin lengkap ke depannya. Kami juga tetap berkomitmen untuk melakukan inovasi-inovasi produk untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam mencapai tujuan-tujuan finansialnya,” ujar Antony.

Antony mengungkapkan Trimegah menargetkan pada tahun 2021 ini, dana kelolaan dari reksa dana Trimegah FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index mencapai Rp300 miliar sampai Rp500 miliar. “Reksa dana ini dapat dimiliki dengan minimum investasi sebesar Rp100 ribu,” ujarnya.

Baca Juga :   Tender Offer Saham TRIM oleh Garibaldi Thohir, Tak Ada Investor Publik yang Lepas Saham

Apa itu reksa dana indeks?

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Halaman Berikutnya
1 2 3

Leave a reply

Iconomics