Faisal Basri: Lockdown Itu Efektif Cegah Corona Walau Berdampak Secara Ekonomi

0
556
Reporter: Leo Farhan

Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mendesak pemerintah menetapkan kebijakan lockdown untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas. Kendati itu bisa berdampak terhadap perekonomian, tapi itu sifatnya hanya jangka pendek.

“”Kalau segera dilakukan pembatasan, memang kita akan menghadapi kemerosotan ekonomi bahkan resesi, tapi percayalah rebound-nya akan lebih cepat,” kata ekonom senior Faisal Basri melalui siaran langsung lewat Instagram Indef, Jumat (27/3).

Faisal mengatakan, kebijakan lockdown tentu saja akan berpengaruh terhadap penawaran dan permintaan. Akan tetapi, lebih berbahaya apabila pemerintah tidak mengambil kebijakan tersebut.

“Kalau sekarang kan (ekonomi) tidak pasti, sehingga ketika negara lain sudah rebound, mungkin kita masih lama, lebih baik sakit jangka pendek tapi ceria untuk jangka menengah panjang,” kata Faisal lagi.

Melihat kondisi Indonesia saat ini, kata Faisal, pemerintah tidak punya pilihan selain  segera menerapkan lockdown terutama di DKI Jakarta. Sebab, Indonesia secara prinsip memang tidak punya sistem kontrol arus masuk dan keluar pergerakan manusia seperti di Korea Selatan.

Baca Juga :   Ketegangan di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

“Kondisinya berbeda, mereka (Korea Selatan) punya kapasitas untuk memeriksa mobilitas manusia yang keluar masuk daerah. Jadi memang keputusan kita memilih apa tergantung kondisi kita,” kata Faisal.

Sebagai negara kepulauan, menurut Failsa, menetapkan kebijakan lockdown terbatas bukan perkara sulit. Sebab, hanya menjaga arus lalu lintas pergerakan manusia di Jakarta agar tidak menyebar luas ke pulau yang lain.

“Jaga dulu Jawa agar tak merembet ke wilayah lain,” kata Faisal.

Menurut Faisal, tanpa pembatasan wilayah diperkirakan semua daerah di Indonesia akan terpapar virus corona. Data menunjukkan 27 provinsi telah terpapar kasus positif virus corona. “Jadi mau rapid test silakan, tapi sia-sia kalau tidak diisolasi agar lebih efektif, sekarang kurva sedang naik, padahal harapannya bisa selandai mungkin,” kata Faisal.

Leave a reply

Iconomics