Pemegang Saham Astra Tunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur Baru, Gantikan Djony Bunarto Tjondro
Susunan Direksi Astra yang terdiri dari Presiden Direktur Astra Rudy (tengah), Direktur Astra Gidion Hasan (keempat kanan), Direktur Astra Santosa (ketiga kanan), Direktur Astra Gita Tiffani Boer (keempat kiri), Direktur Astra FXL Kesuma (ketiga kiri), Direktur Astra Thomas Junaidi Alim. W (kedua kanan), Direktur Astra Hsu Hai Yeh (kedua kiri), Direktur Astra Siswadi (kanan), serta Direktur Astra Djap Tet Fa (kiri), pada Press Conference Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra International Tbk 2026 pada Kamis (23/4)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra International Tbk pada Kamis (23/4) menyetujui perubahan jajaran pengurus. Dalam keputusan tersebut, pemegang saham menunjuk Rudy sebagai Presiden Direktur baru perseroan, menggantikan Djony Bunarto Tjondro.
Rudy sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur. Dalam RUPST kali ini, tidak ditetapkan posisi Wakil Presiden Direktur yang baru untuk menggantikannya.
Rudy, yang lahir pada 1971, memiliki rekam jejak panjang di Grup Astra dengan berbagai posisi kepemimpinan. Selain pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Astra International Tbk (2025–2026), ia juga pernah menjadi Direktur PT Astra International Tbk (2024–2025).
Rudy juga menjadi Presiden Komisaris PT Federal International Finance, PT Sedaya Multi Investama (2025–2026), serta PT Astra Sedaya Finance (2023–2026).
Peraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti ini saat ini juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Astra Honda Motor dan PT Toyota-Astra Motor, Wakil Presiden Komisaris PT Toyota Astra Financial Services, serta Komisaris PT United Tractors Tbk dan PT Astra Daihatsu Motor.
Selain pengangkatan Rudy sebagai Presiden Direktur, RUPST juga menetapkan dua nama baru dalam jajaran direksi, yaitu Siswadi dan Djap Tet Fa.
Siswadi saat ini menjabat Presiden Komisaris PT Federal International Finance, PT Astra Sedaya Finance, dan PT Sedaya Multi Investama.
Ia memulai karier di PT Astra Sedaya Finance pada 1997. Ia juga pernah menjabat Presiden Komisaris PT Astra Digital Arta (2024–2026) dan PT Astra Auto Finance (2013–2024), serta Komisaris PT Astra Auto Finance (2007–2013). Di sisi lain, ia pernah menjadi Presiden Direktur PT Federal International Finance (2024–2026) dan PT Astra Sedaya Finance (2018–2024), serta Direktur PT Astra Sedaya Finance (2013–2018).
Sementara itu, Djap Tet Fa saat ini menjabat Presiden Komisaris PT Mega Manunggal Property Tbk dan PT Menara Astra, Wakil Presiden Komisaris PT Astra Land Indonesia, Komisaris PT Astra Tol Nusantara, serta Presiden Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk.
Ia memulai karier di PT Federal International Finance pada 1999. Sebelumnya, ia pernah menjabat Presiden Komisaris PT Samadista Karya (2021–2023), Komisaris PT Astra Land Indonesia (2021–2023), Presiden Direktur PT Menara Astra (2019–2023) dan PT Astra Tol Nusantara (2018–2022), Direktur PT Astra Agro Lestari Tbk (2023–2025), Direktur Marketing PT Federal International Finance (2012–2017), serta Chief Astra Digital PT Astra International Tbk (2017–2022).
Di jajaran Dewan Komisaris, pemegang saham juga mengangkat dua nama baru, yaitu Muhamad Chatib Basri dan Pariya Tangtongpairoth.
Chatib Basri merupakan Menteri Keuangan Republik Indonesia (2013–2014) sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (2012–2013).
Sementara itu, Pariya Tangtongpairoth, berkewarganegaraan Thailand, saat ini menjabat Vice President – Accounting & Shared Services Center Division, Toyota Motor Asia Co. Ltd., Thailand. Ia sebelumnya menjabat General Manager Regional Profit Management, Cost Planning and Purchasing Planning (2016–2022), Deputy General Manager (2006–2015), serta Manager di Accenture Thailand (1996–2006).
Berikut susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Astra terbaru:
Dewan Komisaris Perseroan
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Presiden Komisaris | Prijono Sugiarto |
| Komisaris Independen | Sri Indrastuti Hadiputranto |
| Komisaris Independen | Muliaman Darmansyah Hadad |
| Komisaris Independen | Muhamad Chatib Basri |
| Komisaris Independen | Pariya Tangtongpairoth |
| Komisaris | Anthony John Liddell Nightingale |
| Komisaris | Benjamin William Keswick |
| Komisaris | Stephen Patrick Gore |
| Komisaris | Lincoln Lin Feng Pan |
| Komisaris | Lee Liang Whye |
Berlaku sejak ditutupnya RUPST sampai dengan RUPST 2029, kecuali untuk Stephen Patrick Gore, Lincoln Lin Feng Pan, dan Lee Liang Whye yang berlaku sampai dengan RUPST 2028.
Direksi Perseroan
| Jabatan | Nama |
|---|---|
| Presiden Direktur | Rudy |
| Direktur | Gidion Hasan |
| Direktur | Santosa |
| Direktur | Gita Tiffani Boer |
| Direktur | FXL Kesuma |
| Direktur | Thomas Junaidi Alim. W |
| Direktur | Hsu Hai Yeh |
| Direktur | Siswadi |
| Direktur | Djap Tet Fa |