Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya Laporkan Perkembangan Hingga Akhir Maret, Apa Kemajuannya?
Asuransi Jiwasraya/Dok. Ist
Ia mengharapkan agar seluruh pemegang polis dapat mengikuti program restrukturisasi demi menghindari kerugian akibat kondisi Jiwasraya yang sudah tidak mampu memenuhi kewajiban, mengingat pelaksanaan program restrukturisasi polis Jiwasraya sendiri merupakan hasil dari pembahasan yang panjang di antara pemegang saham, otoritas, Dewan Perwakilan Rakyat, hingga lembaga pengawas.
“Tugas kami dimulai dari mempertahankan Jiwasraya dengan kondisi keuangan yang sudah tidak memungkinkan, hingga mencari solusi dengan menyiapkan opsi-opsi penyelamatan melalui skema restrukturisasi yang telah disepakati bersama,” kata Mahelan.
Jika tak ada halangan, ia pun optimistis proses migrasi polis dari Jiwasraya ke IFG Life bisa dilakukan pada Mei 2021, atau bertepatan dengan batas akhir dari waktu yang ditargetkan Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya terkait pelaksanaan program restrukturisasi.
Kilas balik sejenak, program restrukturisasi polis merupakan program yang diinisiasi oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku pemegang saham PT Asuransi Jiwasraya (Persero) untuk menyelesaikan sengkarut masalah yang terjadi di Jiwasraya dalam satu dekade terakhir. Untuk menyelamatkan seluruh polis Jiwasraya dan melakukan migrasi ke IFG Life, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp22 triliun yang bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dan Rp4,7 triliun dari upaya fund raising IFG selaku induk usaha IFG Life.