Sepak Terjang Kevin Aluwi di Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan

0
1288

Kevin Aluwi adalah salah satu sosok penting di Gojek dari mulai pendiriannya hingga sekarang. Kevin yang tidak lain adalah Co-Founder dan CEO Gojek ini berperan penting dalam memimpin dan mengembangkan Gojek hingga menjadi layanan on-demand terdepan seperti sekarang.

Ia telah menjadi salah satu penggerak utama dan penggagas strategi bisnis Gojek hingga menjadi perusahaan terdepan di segmen on-demand dengan lebih dari 2,6 juta mitra pengemudi dan lebih dari 1 juta merchant GoFood. Selama berdirinya Gojek, Kevin juga telah mengemban berbagai posisi kepemimpinan di divisi produk dan operasional, serta memelopori penggunaan data untuk pengambilan keputusan dan membangun penerapan teknologi di berbagai divisi.

GoTo menggambarkan salah satu kontribusi utamanya adalah membuat sistem pencocokan (matchmaking) dan alokasi mitra pengemudi dengan tim engineering di tahun 2015, yang secara efektif meningkatkan kenyamanan pengguna aplikasi di ekosistem Gojek. Kevin juga memimpin peluncuran layanan GoCar di Indonesia, yang sekarang menjadi pemimpin pasar di Indonesia dan bertumbuh dengan pesat di Singapura dan Vietnam.

Baca Juga :   East Ventures Pimpin Pendanaan Seri A untuk Startup Deep Tech Kesehatan Asal Singapura

Selama masa karirnya di Gojek, jabatan Kevin termasuk sebagai Co-CEO (2019-2021), CEO Gojek (2021-2022), dan Direktur GoTo (2022).

Sebelum mendirikan Gojek bersama pendiri lainnya, Kevin bekerja sebagai Head of Business Intelligence di Zalora Indonesia (2012-2014), business development manager di Merah Putih Inc., sebuah perusahaan investasi di Indonesia (2011-2012) dan investment banking analyst di Salem Partners LLC di Amerika Serikat (2010).

Kini, Kevin akan mengemban tugas baru sebagai komisaris di GoTo. Belum lama ini, GoTo telah mengumumkan bahwa Kevin akan bertransisi dari jabatan eksekutifnya di Gojek untuk memperkuat jajaran komisaris GoTo. Sebagai anggota Dewan Komisaris GoTo nantinya dan pemegang Saham dengan Hak Suara Multipel (SDHSM) atau Multiple Voting Share (MVS), Kevin akan terus mendukung manajemen GoTo dalam mencapai visi dan misi Perusahaan.

“Saya sangat bangga dan bersyukur dapat membangun Gojek menjadi layanan on-demand terdepan yang digunakan jutaan masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara. Gojek, dipimpin oleh tim manajemen yang solid dan berpengalaman, berhasil mencetak kinerja yang menggembirakan dengan peningkatan pendapatan kotor sebesar 58% di Q1-2022, sejalan dengan pemulihan di bisnis mobilitas. Saya sangat optimis mengenai masa depan Gojek, terlebih dengan terbentuknya GoTo tahun lalu dan tercatatnya GoTo sebagai perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia,” kata Kevin dalam keterangan resminya.

Baca Juga :   Usaha Rintisan Social Bella Catatkan Peningkatan Transaksi 50% di Masa Pandemi

Ia mengatakan sangat optimistis bahwa tim manajemen Gojek, di bawah kepemimpinan Andre Soelistyo yang solid, akan terus menjalankan strategi untuk memperkuat layanan on-demand yang telah menjadikan Gojek bagian penting dari Grup GoTo.

“Setelah hampir satu dekade memimpin Gojek, saya merasa ini waktu yang tepat untuk mengambil peran lebih strategis yang tidak bersinggungan langsung dengan operasional sehari-hari. Dalam kapasitas sebagai komisaris nanti, saya akan terlibat di level strategis bersama dengan manajemen GoTo untuk memastikan tercapainya visi dan misi Perusahaan. Di saat yang sama, saya juga akan memiliki waktu lebih untuk mengembangkan minat pribadi di bidang teknologi. Saya sangat ingin membangun teknologi yang bermanfaat yang dapat membuat dunia menjadi lebih baik. Beberapa area yang saya sangat tertarik dan akan eksplorasi lebih dalam adalah di bidang web3, gaming dan climate tech,” kata Kevin.

GoTo menyatakan setelah transisinya ke jajaran Dewan Komisaris GoTo, Kevin akan tetap menjadi pemegang saham MVS tanpa ada perubahan struktur MVS GoTo. Kevin akan tetap menjadi pemegang saham Seri B yang menetapkan periode lock-up (larangan penjualan/ pengalihan saham) selama dua tahun bagi pada pemegang saham Seri B tersebut.

Baca Juga :   Anak Perusahaan Telkomsel Baru Saja Ganti Logo dan Brand, Inilah Pesan Menteri Erick

GoTo juga menyampaikan transisi Kevin nantinya tidak akan berdampak terhadap performa keuangan Perusahaan. Bisnis GoTo akan terus berjalan seperti biasa di bawah kepemimpinan Andre Soelistyo selaku CEO GoTo Group yang akan mengambil alih peran dan tanggung jawab Kevin serta bekerja erat dengan manajemen Gojek untuk menjalankan strategi layanan on-demand GoTo.

Adapun transisi Kevin ke jajaran komisioner akan efektif setelah mendapatkan persetujuan para pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada tanggal 28 Juni 2022.

Leave a reply

Iconomics