Konsep One-Stop-Shop, Strategi Mitra Shell Maksimalkan Potensi Bisnis SPBU

0
799

Sebagai bandara tersibuk di Indonesia dengan lebih dari 10 juta pergerakan penumpang di 2020, Bandara Soekarno Hatta menyimpan potensi yang menjanjikan untuk bisnis dan investasi.

Salah satu bisnis yang terletak dalam kawasan strategis Bandara Soekarno Hatta adalah bisnis SPBU Shell di aerotropolis bandara. SPBU ini merupakan bentuk kemitraan antara Shell Indonesia dengan PT Sigma Niaga Gas, perusahaan jasa yang bergerak di bidang minyak dan gas.

Adalah Gober Pramono, mitra bisnis Shell yang berinisiatif mengembangkan bisnis SPBU Shell Soewarna di kawasan bandara. Selaras dengan misi Shell untuk senantiasa memahami kebutuhan pelanggan, Gober merancang SPBU Shell Soewarna sebagai one-stop-shop yang memfasilitasi berbagai kebutuhan penumpang bandara yang datang silih berganti.

“Kami melihat banyak pengunjung bandara memerlukan tempat pemberhentian sementara yang nyaman, lengkap dan tentunya dekat dengan bandara. Oleh karena itu, konsep SPBU one-stop-shop ini kami hadirkan sebagai alternatif yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka dalam satu lokasi yang strategis,” kata Gober melalui siaran pers, Selasa (31/8).

Baca Juga :   Hari Ibu, Presenter Aubry Beer Berbagi Kisah Kelola Bisnis SPBU Bersama Sang Ibu 

Selain pengunjung bandara, Gober juga menggarap potensi area perkantoran dan kawasan bisnis yang ada di sana. Keberadaan Pusat Oleh-Oleh Sowan, convenience store, toko Kopi Kenangan hingga berbagai UMKM kuliner melengkapi fasilitas yang ada di SPBU Shell Soewarna.

Dihadapkan dengan kondisi pandemi yang berdampak pada bisnis, Gober berusaha tetap jeli melihat peluang. Ia merespon kondisi pandemi Covid-19 dengan membuka laboratorium tes bagi calon penumpang pesawat yang membutuhkan layanan tes Covid-19 sebelum keberangkatan. Sekitar 200 pengunjung setiap harinya datang dan memanfaatkan layanan ini.

Konsep One-Stop-Shop ini bisa dilakukan karena Shell memberikan kesempatan kepada mitra untuk mendapatkan pemasukan tambahan di luar penjualan BBM melalui bisnis Non-Fuel Retailing (NFR) seperti convenience store, restoran, coffee shop, ATM, laundry, dan lain-lain.

“Melalui program kemitraan yang kami hadirkan, Shell ingin mengajak para pengusaha, baik yang ada di kota maupun daerah, untuk bersama-sama menggerakkan roda perekonomian Indonesia melalui bisnis SPBU dan memaksimalkan potensi yang ada melalui bisnis tambahan di lokasi yang sama,” ujar Agung Saputra, Head of Dealer-Owned Network Shell Indonesia.

Baca Juga :   BP-AKR Buka SPBU ke-14 Di Ciater, Tangsel

Saat ini, Shell telah memiliki lebih dari 150 SPBU yang tersebar di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera Utara.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics