Menilik Kecanggihan Teknologi di Balik Penerapan Sistem Pembayaran Digital Terintegrasi

0
19

Sekitar 1 hingga 2 dekade lalu, untuk bisa bertransaksi di infrastruktur salah satu bank, nasabah harus memiliki kartu debit atau kartu kredit yang sama dengan bank tersebut.

Jika kartu bukan keluaran dari bank yang sama, tidak bisa digunakan. Kalau pun bisa, biaya transaksinya sangat mahal. Wajar, jika kala itu setiap orang rata-rata memiliki banyak kartu dari banyak bank.

Tetapi, masa-masa seperti itu sudah lewat. Kini, dengan satu kartu nasabah bisa bertransaksi di infrastruktur bank mana pun, kapan pun, dan di mana pun.

Lebih dari itu, belakangan ini transaksi menggunakan kartu mulai dianggap usang karena eranya sudah beralih ke serba-digital dan serba-nontunai. Dengan satu layanan pembayaran digital, kita bisa bertransaksi ke mana pun tanpa batas.

Semua itu berkat penerapan sistem pembayaran digital terintegrasi berbasis Application Programming Interface (API) yang didorong oleh Bank Indonesia melalui Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP).

Dicky Kartikoyono, Asisten Gubernur Bank Indonesia mengatakan sejak 2022 SNAP menjadi standar pengembangan sistem pembayaran yang kompetitif, inovatif, aman, andal, dan terintegrasi.

Baca Juga :   Bank DKI Dukung Digitalisasi Pembayaran di RSUD Koja

“Per kuartal pertama 2024 SNAP telah diimplementasikan oleh 5.838 layanan dari 40-an sektor usaha, naik dari 2.137 layanan per kuartal pertama 2023,” ujar Dicky dalam seminar “Open Banking Trends 2024: Integration of Digital Payment System for Business Continuity” yang digelar oleh PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) di Fairmont Jakarta, Selasa (7/5), dikutip dari keterangan pers.

Tata Martadinata, Head of Product and Technology Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) menambahkan,  SNAP cukup menarik digunakan karena menawarkan banyak keuntungan seperti memperluas kerja sama dengan multi-partner dan membuat layanan pembayaran digital satu bank menjadi multi-channel sehingga mendongkrak pendapatan.

Apa teknologi di balik integrasi sistem pembayaran ini?

Tidak ada digitalisasi tanpa teknologi. Demikian juga dengan integrasi sistem pembayaran digital perbankan dan lembaga keuangan di Tanah Air, penggunaan teknologi sangat menentukan.

Teknologi yang dibutuhkan adalah teknologi yang mampu mengintegrasikan antar-kanal, canggih, serta bebas dari ancaman error dan kejahatan siber.

Setidaknya ada dua solusi teknologi yang mampu menjadi tumpuan dalam penerapan sistem pembayaran digital terintegrasi dewasa ini.

Baca Juga :   Petualangan Baru untuk Konsumen LinkAja Melalui Layanan Syariah

Menurut Jip Ivan Sutanto, Director Enterprise Application Services Business Multipolar Technology, dua solusi teknologi itu, yaitu API Connect dan watsonx keluaran perusahaan teknologi global IBM.

API Connect merupakan solusi pengelolaan API yang lengkap dan canggih sehingga cocok digunakan oleh perusahaan perbankan dan lembaga keuangan yang ingin masuk ke ranah ekonomi API. Solusi itu dikembangkan dengan empat prinsip utama, yakni Create, Run, Manage, dan Secure.

“Artinya, API Connect memungkinkan perbankan untuk membuat, menyosialisasikan, mengelola, dan mengamankan layanannya menggunakan teknologi API, sehingga menghadirkan peluang dan mengakuisisi pelanggan baru yang pada akhirnya berbuah peningkatan pendapatan dan profit. Semakin bervariasi kerja sama layanan yang dilakukan semakin besar pula potensi keuntungan yang didapat,” jelasnya.

Jika API Connect memudahkan integrasi, otentifikasi, otorisasi, dan enkripsi data dengan pihak ketiga, watsonx berperan memperkuat layanan perusahaan perbankan dengan nasabahnya. watsonx membantu nasabah memperoleh informasi layanan yang kompleks menjadi lebih cepat dan mudah dipahami berkat teknologi Generative AI yang diusungnya.

Baca Juga :   BNI Life Memperkuat Pengembangan AI dan Data Analytics dengan Menggandeng Google Cloud

watsonx bukan sekadar machine learning dan chatbot, melainkan juga solusi yang mampu berperan menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi dalam proses bisnis. Solusi tersebut memiliki tiga fungsi utama: watson.ai untuk mengimplementasikan model AI, watson.data untuk mengoptimalisasi penyimpanan data, dan watson.governance untuk transparansi alur kerja AI.

Dengan watsonx, nasabah perbankan dapat memperoleh informasi apa pun seputar layanan perbankan yang kompleks melalui bahasa yang lebih sederhana dan gampang dipahami. Sama seperti API Connect, pengintegrasian watsonx dengan layanan perbankan tentu saja akan menghasilkan peningkatan pendapatan dan profit.

Oleh sebab itu, sejalan dengan imbauan Bank Indonesia mengenai implementasi SNAP di era pembayaran digital seperti saat ini, ada baiknya perusahaan perbankan dan lembaga keuangan di Tanah Air melirik solusi API Connect dan watsonx.

“Sebagai IBM Platinum Business Partner, dengan dukungan tim ahli kami yang kompeten dan berpengalaman, Multipolar Technology siap membantu mengimplementasikan solusi ini agar perusahaan dapat semakin adaptif, transformatif, dan produktif,” ujar Jip Ivan.

Leave a reply

Iconomics