Agung Podomoro Land Luncurkan Proyek Terbaru di Jantung Kota Medan
Marketing Director, Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya
Pengembang properti, PT Agung Podomoro Land Tbk meluncurkan proyek hununian terbaru di jantung kota Medan, setelah beberapa proyek sebelumnya di ibukota Sumatera Utara itu ludes terjual. Proyek anyar tersebut masih berada di kawasan seluas 5,2 hektar di Podomoro City Deli Medan.
Yenti Lokat, Asisten Vice President Marketing Podomoro City Deli Medan mengatakan Podomoro City Deli Medan terletak di titik nol kota Medan. Di lahan seluas 5,2 hektar tersebut, Podomoro Land telah membangun tiga tower exclusive apartment, ada dua tower kondominium dan dua tower premium apartment. “Sekarang ini yang kita pasarkan adalah tower terakhir kami yaitu yang the best-nya, yaitu tower Victory,” ujar Yenti di Jakarta, Jumat (7/4).
Tower Victory memiliki 370 unit. “Untuk tower Victory ini tentunya juga kita hadirkan masih harga perdana, tanggal 10 April ini, hari Minggu, kita bisa melakuan pemilihan unit langsung. Booking fee Rp10 juta, down payment sebesar 10% dan sisanya itu bisa melalui lima bank yang sudah kita kerja sama,”ujarnya.
Sebagai hunian yang terlekat di pusat Kota Medan, Yenti optimistis tower Victory ini akan cepat laku terjual karena nilai propertinya akan terus meningkat. “Sebagai informasi untuk tiga tower yang eksklusif di atas mall itu sudah sold out semua 100%. Untuk kondominiumnya sendiri juga kita sudah sold 85% dan yang empire kita sudah sold 85%,” ujarnya.
Podomoro City Deli Medan merupakan sebuah hunian terintegrasi di mana di dalam terdapat pusat perbelanjaan dan perkantoran serta berbagai fasilitas lainnya bagi para penghuni. “Biasanya di kota Medan itu single building. Ada apartement saja, shopping mall saja, office saja. Tetapi, yang kita hadirkan di kota Medan ini terintegrasi semua, ada apartement, ada office, ada mall, dan itu komplit dalam satu kawasan,” ujarnya.
Marketing Director, Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya mengatakan industri properti diperkirakan akan kembali bertumbuh pesat pada tahun ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi dari pemerintah yang mencapai 5,2%. Proyeksi dari lembaga riset dan manajemen properti seperti Knight Frank Indonesia juga memperkirakan kinerja sektor properti pada tahun ini akan jauh lebih baik. “Hal itu yang membuat kami lebih optimis dan kami ngebut mempersiapkan kondisi yang menjadi lebih baik berikutnya,” ujar Agung.
Selain kondisi ekonomi yang kembali pulih, Agung mengatakan dukungan kebijakan dari pemerintah juga turut menggairahkan sektor properti, seperti subsidi PPN yang sangat berhasil pada tahun 2021 lalu dan kembali diperpanjang pada tahun ini. Suku bunga kredit perbankan, baik itu rumah maupun apartement, juga menurutnya masih sangat kondusif dan sangat pro kepada masyarakat untuk memiliki rumah.
Kebijakan tax amanesty atau program pengungakapan sukarela jilid dua, juga turut menjadi katalis positif bagi sektor properti Indonesia pada tahun ini. “Program pengungakapan sukarela alias tax amnesty jilid dua itu mendorong pertumbuhan segmen hunian mewah,” ujar Agung.