Anak Usaha Barito Renewable Energy Melakukan Pengeboran Perdana Sumur Eksplorasi di Wilayah Hamiding

0
54

Anak usaha PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Star Energy Geothermal Indonesia (SEGI) mulai melakukan pengeboran sumur eksplorasi (tajak sumur) pertama di wilayah Hamiding, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara. Kegiatan pengeboran sumur eksplorasi ini merupakan bagian dari Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE) yang diberikan Kementerian ESDM pada tahun 2018.

“Kegiatan tajak sumur ini merupakan bagian dari perjalanan untuk menghadirkan energi bersih bagi Indonesia. Selama ini ketiga lapangan panas bumi yang kami operasikan di Salak, Darajat, dan Wayang Windu telah berkontribusi menerangi jutaan rumah. Kemajuan dalam kegiatan PSPE ini tentu tidak lepas dari dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, para mitra, dan masyarakat. Kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus terjaga dan semakin erat ke depannya,” kata CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan dalam keterangannya.

Hendra juga mengungkapkan harapannya momentum bersejarah ini menjadi simbol semangat kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan menuju masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang. Selain manfaat ketersediaan energi, kegiatan eksplorasi ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi positif bagi Kabupaten Halmahera Utara, antara lain peningkatan kesempatan kerja lokal, penguatan kapasitas ekonomi daerah melalui keterlibatan UMKM dan penyedia jasa lokal, serta transfer teknologi dan peningkatan keterampilan melalui pelatihan tenaga kerja lokal.

Baca Juga :   Soal Penggeledahan di Kementerian ESDM, KPK Pastikan Tersangka Lebih dari 1 Orang

Hamiding diproyeksikan memiliki potensi sumber daya panas bumi sekitar 275–550 MW, menjadikannya sebagai salah satu area eksplorasi panas bumi paling strategis di Indonesia bagian timur. Pengeboran sumur eksplorasi pertama ini menjadi langkah awal untuk membuktikan adanya reservoir panas bumi yang dapat dikembangkan menjadi listrik di unit pembangkitan. Rencana tahap awal pengembangan pembangkitan listrik dari panas bumi ini mencapai 50 MW dari target 300 MW kapasitas terpasang, yang akan berkontribusi terhadap upaya bauran energi nasional dan transisi menuju energi bersih.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics