Kolaborasi Lintasarta dan Starlink Integrasikan Dua Keunggulan

0
55

Lintasarta dan Starlink telah menjalin kolaborasi strategis. Dalam kurun satu tahun terakhir, implementasi layanan Starlink yang dikelola Lintasarta tumbuh lebih dari 400%, didorong oleh meningkatnya adopsi dari sektor industri, pemerintahan, serta wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).

Perkembangan tersebut signifikan sejak penandatanganan kerja sama pada Agustus 2024.

Director & Chief Telco Services Officer Lintasarta, Zulfi Hadi menyampaikan percepatan adopsi Starlink mencerminkan kebutuhan nyata terhadap konektivitas yang cepat, andal, aman, dan mampu menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit terhubung.

“Kolaborasi ini bukan sekadar menghadirkan konektivitas, tetapi juga membangun fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kami memastikan teknologi diterapkan dengan tata kelola yang kuat, keamanan yang terjaga, serta manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Zulfi dalam keterangannya.

Zulfi menambahkan bahwa kolaborasi dengan Starlink menjadi bagian penting dalam penguatan posisi Lintasarta sebagai AI Factory dalam Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, yang dibangun di atas empat pilar utama, Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration.

Lintasarta memposisikan kolaborasi ini sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur digital nasional melalui penyediaan layanan berstandar enterprise. Layanan Starlink diintegrasikan dengan infrastruktur cloud, cybersecurity, dan serta ekosistem kolaborasi AI (AI collaboration ecosystem) milik Lintasarta.

Baca Juga :   Kementerian Kominfo Izinkan Hak Labuh Starlink kepada Telkomsat

“Kami tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi membangun fondasi transformasi digital yang aman dan berkelanjutan bagi Indonesia,” kata Zulfi.

Director of Commercial Sales SpaceX, Andrew Matlock menegaskan komitmen Starlink untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital Indonesia melalui kolaborasi jangka panjang bersama Lintasarta.

“Indonesia memiliki peran strategis dalam penguatan ekosistem digital kawasan. Bersama Lintasarta, kami ingin menjadi bagian dari perjalanan transformasi digital nasional dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Andrew.

Melalui pendekatan managed service, Lintasarta memastikan seluruh layanan Starlink beroperasi dengan standar industri terbaik, mencakup keandalan jaringan, keamanan data, serta kepatuhan terhadap regulasi nasional. Pendekatan ini juga merefleksikan komitmen Lintasarta terhadap prinsip keberlanjutan lingkungan, keselamatan, serta perlindungan masyarakat. Hal ini terbukti saat terjadi bencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara, di mana kolaborasi Lintasarta dan Starlink memungkinkan pemulihan jaringan operator seluler serta pelanggan korporasi dapat melalukukan pemulihan jaringan secara signifikan lebih cepat.

Seiring meningkatnya kebutuhan industri akan konektivitas berkapasitas tinggi untuk pengembangan AI, analitik data, dan otomasi bisnis, Lintasarta menempatkan kolaborasi dengan Starlink sebagai elemen strategis dalam percepatan transformasi digital lintas sektor.

Baca Juga :   Menkominfo Dorong Konsolidasi Tata Kelola Sistem Komunikasi Kabel Laut

“Kami ingin teknologi tidak hanya hadir, tetapi benar-benar memberdayakan Indonesia, menciptakan pemerataan peluang, meningkatkan daya saing industri, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif,” kata Zulfi.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics