Terlibat di KPBU Kereta Api Makassar-Parepare, BSI Bakal Kucurkan Rp218,34 Miliar

0
657

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI) menyalurkan pembiayaan sindikasi dalam proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Kereta Api Makassar-Parepare. Dalam proyek tersebut, BSI bakal menyalurkan pembiayaan sebesar Rp218,34 miliar. Adapun total pembiayaan investasi proyek tersebut sebesar Rp693,83 miliar.

Selain BSI, pembiayaan sindikasi melalui pinjaman berjangka senior dan pembiayaan musyarakah mutanaqisah (MMq) tersebut juga dikucurkan oleh PT Indonesia Infrastructure Finance dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).

Pembiayaan ini akan digunakan PT Celebes Railway Indonesia untuk pembangunan jalur Kereta Api Makassar–Parepare beserta infrastruktur pendukungnya. Panjang jalur kereta api mencapai 144 kilometer (km) yang terbagi menjadi beberapa seksi dan 16 stasiun.

Proyek KPBU Makassar Parepare merupakan proyek KPBU pertama bagi Kementerian Perhubungan yang menggunakan skema availibility payment (AP), dan menggunakan sistem syariah. Dalam sindikasi ini, BSI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA), agen escrow dan agen jaminan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan sindikasi ini merupakan bentuk partisipasi nyata pihaknya membangun peradaban dan perekonomian bangsa melalui pengembangan infrastruktur yang menghubungkan antar wilayah.

Baca Juga :   Ada Investor Baru yang Masuk ke BSI, Bank Mandiri Berkomitmen Tetap Jadi Pengendali

Ia mengatakan BSI siap mengemban amanah ini untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan selalu berkomitmen akan mendukung pengembangan infrastruktur untuk mendorong roda ekonomi Tanah Air. Kepercayaan memimpin sindikasi pembiayaan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi BSI, karena dilakukan dengan sistem Syariah.

Menurut Direktur Wholesale & Transaction Banking BSI Kusman Yandi, pembiayaan sindikasi merupakan salah satu strategi BSI dalam meningkatkan pembiayaan wholesale. Ia mengatakan hingga kuartal I tahun 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan wholesale hingga Rp46,97 triliun..

BSI menargetkan pertumbuhan pembiayaan wholesale sekitar 5% secara year on year (yoy) pada 2021. Hal ini ditopang oleh proyeksi pertumbuhan bisnis sindikasi pada 2021 sebesar 12,6% secara yoy. Pada semester II 2021, BSI akan fokus pada beberapa sektor industri seperti infrastruktur, energi, agribisnis dan telekomunikasi.

Leave a reply

Iconomics