Ganjar Bela Jokowi soal Cawe-Cawe dan Sentil Anies yang Khawatir Pemilu 2024 Diintervensi

0
208
Reporter: Rommy Yudhistira

Seseorang yang memutuskan untuk maju sebagai calon presiden (capres), maka perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi isu-isu dan dinamika politik yang ada. Karena itu, seorang capres tak perlu khawatir atas isu apapun yang siap menghadangnya.

Demikian pernyataan bakal calon presiden (capres) PDI Perjuangan Ganjar Pranowo sebagai respons atas kekhawatiran bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan terkait intervensi politik pemerintah terhadap Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Apalagi intervensi tersebut dinilai untuk menjegal salah satu capres yang akan maju pada 2024.

“Dalam setiap kontestasi pemilu apapun bisa terjadi. Jadi kalau sudah mau nyalon jangan pernah takut pada isu apapun,” kata Ganjar dalam keterangan resminya di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ganjar mengatakan, pernyataan Presiden Joko Widodo untuk cawe-cawe bukan bermaksud sebagai intervensi politik sehingga Pemilu 2024 menjadi tidak adil. Istilah cawe-cawe itu merupakan bentuk dari keinginan Jokowi untuk menggunakan hak politiknya sebagai seorang kader partai.

Terlebih, kata Ganjar, Jokowi pernah mengakui selain sebagai pejabat publik, dirinya juga pejabat politik. “Pak Jokowi mentor saya dalam pemerintahan, beliau presiden, saya gubernur. Saya kenal beliau sejak jadi wali kota, kita tim sukses beliau sejak menjadi gubernur, tim sukses di pilpres, dan kami dekat sekali,” ujar Ganjar.

Baca Juga :   Anggaran Pemilu Ditetapkan Rp 76,6 T dan Tahapannya Dimulai Juni Ini

Sebelumnya, Anies Baswedan menilai pernyataan Presiden Jokowi ingin cawe-cawe dalam Pemilu  2024 menimbulkan kekhawatiran publik. Pasalnya, dampak pernyataan tersebut bisa membuat penyelenggara menjadi tidak netral dalam Pemilu 2024.

Karena itu, kata Anies, pihaknya berharap penyelenggaraan Pemilu 2024 bisa berjalan dengan baik tanpa intervensi dari pihak manapun. Diharapkan pemilihan presiden (Pilpres) bisa berjalan sebagaimana mestinya dan tiap partai politik (parpol) berhak mencalonkan, calon legislatif berhak berkampanye dan mendapatkan perlakuan yang sama.

“Begitu juga dengan setiap capres, memiliki hak yang sama,” kata Anies.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics