Rieke dan Andre Rosiade Berharap Pemerintah Tidak Naikkan Harga BBM

1
472
Reporter: Rommy Yudhistira

Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar, jika pemerintah belum memperbaiki data penerima subsidi agar tepat sasaran. Juga karena anggaran subsidi BBM yang saban tahun naik tapi belum disampaikan secara transparan dan jelas.

“Saya menyatakan secara pribadi, paling tidak saya menolak kenaikan harga BBM,” kata Rieke di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (24/8).

Rieke mengatakan, pemerintah sebaiknya memperbaiki data penerima subsidi yang terintegrasi dengan Kementerian Sosial dan lain sebagainya sebelum menaikkan harga BBM. Soalnya, penerima subsidi harus tepat sasaran dan yang menerimanya memang rakyat memang benar-benar membutuhkan.

Dengan demikian, kata Rieke, data penerima subsidi BBM dengan anggaran Rp 502 triliun menjadi tepat sasaran dan akurat. Dan, tentu saja ini membutuhkan dukungan Kementerian BUMN untuk membuka siapa saja sesungguhnya yang menerima subsidi BBM.

“Kalau data penerima subsidi BBM tidak akurat, maka indikasinya akan ada penyimpangan terhadap alokasi anggaran subsidi dari APBN untuk masyarakat tidak mampu,” ujar Rieke.

Baca Juga :   Komisi I DPR dan Panglima TNI Sepakat Selesaikan Masalah Papua Tanpa Kekerasan

Seperti Rieke, anggota Komisi VI lainnya, Andre Rosiade mengatakan, Fraksi Gerindra berharap pemerintah tidak mengambil langkah menaikkan harga BBM bersubsidi. Pemerintah sebaiknya mengambil tindakan dengan mengeluarkan peraturan pengendalian pemakaian BBM bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

“Harapan kami Fraksi Gerindra, kita tidak ingin ada kenaikan BBM. Kami mengusulkan kepada pemerintah, harapan kami jangan ada kenaikan BBM untuk itu kita mengusulkan harus ada peraturan pengendalian bagaimana turunan Perpres 191 Tahun 2014 harus dibikin dan dibuat. Tapi sampai sekarang belum juga,” kata Andre.

Selanjutnya, kata Andre, pihaknya berharap usulan tersebut diteruskan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Presiden Joko Widodo. Harapannya presiden pun akan meresponsnya dan membentuk peraturan untuk mengendalikan penggunaan BBM bersubsidi.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

1 comment

Leave a reply

Iconomics