BPOM Apresiasi Inovasi Riset Kimia Farma
BPOM kunjungi Kimia Farma/Dok. KF
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia mengapresiasi langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan PT Kimia Farma Tbk.
Saat kunjungannya ke Kimia Farma, Kepala BPOM Taruna Ikrar memberikan apresiasi kepada Kimia Farma atas pengembangan inovasi berbasis riset. Melalui kolaborasi strategis dengan rumah sakit, Kimia Farma telah menghasilkan produk stem cell yang fasilitas produksinya telah memperoleh sertifikat Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari BPOM.
Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BPOM kepada Kimia Farma.
“Momentum kunjungan Kepala BPOM ke Kimia Farma memperkuat komitmen kami untuk terus menjaga mutu, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi sebagai wujud penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Kimia Farma terus bertransformasi dari masa ke masa untuk mendukung ketahanan kesehatan nasional dengan menyediakan produk dan layanan kesehatan yang berkualitas, aman dan terjangkau,” kata Djagad dalam keterangannya.
Saat kunjungan, Kepala BPOM juga menyampaikan bahwa momentum ini adalah wujud refleksi sejarah penting untuk meneguhkan kembali kemandirian obat sebagai bagian dari ketahanan kesehatan nasional.
“Di tempat inilah sejarah industri farmasi Indonesia terbentuk. Kita tidak hanya mengenang masa lalu, tetapi meneguhkan kembali komitmen dalam membangun masa depan kesehatan bangsa yang mandiri dan kuat,” kata Taruna Ikrar.
Melalui kunjungan ini, kedua belah pihak diharapkan akan meningkatkan dukungan dan kolaborasi yang erat antara BPOM dan Kimia Farma dalam mendorong transformasi industri farmasi, percepatan inovasi dan peningkatan daya saing produk kesehatan dalam negeri, sehingga dapat mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Indonesia.