Menteri Bahlil akan Libatkan Danantara untuk Mengkatalisasi Proyek Masela

0
90

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendorong INPEX Corporation untuk percepatan proyek Abadi Masela. Ia mendesak agar proyek gas raksasa di Laut Arafura itu segera masuk tahap keputusan investasi akhir dan tidak lagi berlarut-larut.

Dalam pertemuan Menteri Bahlil dengan CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda pada 15 Maret 2026 waktu setempat, pihaknya mendorong percepatan proyek yang nilainya mencapai US$20 miliar atau sekitar Rp339 triliun (dengan kurs Rp16.900 per dolar AS). Bagi pemerintah Indonesia, proyek Masela memiliki nilai penggerak ekonomi baru bagi Indonesia Timur sekaligus sumber pasokan gas besar untuk industri nasional di masa depan.

Menteri ESDM menegaskan keinginannya untuk Proyek Abadi Masela supaya dapat memajukan Front End Engineering and Design (FEED) pada kuartal kedua 2026 atau selambatnya di kuartal ketiga tahun ini, supaya secara paralel dapat melakukan tender Engineering Procurement Construction (EPC).

Upaya yang didorong untuk mencapai target FEED tersebut, Bahlil menawarkan kepada INPEX supaya produksi Lapangan Abadi Masela yang mencapai 9 Million Tonnes Per Annum (MTPA), apabila belum ada pembeli serius hingga akhir April 2026, agar dibeli oleh Danantara, termasuk pasokan untuk program hilirisasi.

Baca Juga :   Tidak Bisa Beli LPG 3 Kg? Masyarakat Harus Ikuti Imbauan Kementerian ESDM

“Supaya ada kepastian buyer. Saya menghargai buyer luar negeri, tapi pada saatnya sekarang negara Indonesia harus hadir, untuk bersama-sama dengan INPEX dalam rangka memastikan operasi. Jadi kami saja yang membeli,” kata Bahlil dalam keterangannya.

Saat ini, sisi administratif, proyek ini telah menuntaskan sejumlah perizinan krusial di awal tahun 2026. Persetujuan Lingkungan dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) telah diterbitkan pada 13 Februari 2026, menyusul persetujuan pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Kehutanan pada Januari 2026.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics