Indofood Bukukan Laba Rp2,72 Triliun pada Kuartal I-2026
Ilustrasi pengiriman produk mi instan yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur Tbk/Dok. Indofood
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 7% untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026. Perseroan mencatat penjualan neto menjadi Rp33,89 triliun pada kuartal I tahun 2026 dari Rp31,56 triliun di periode yang sama tahun lalu.
Perseroan menyampaikan bahwa marjin laba usaha tetap sehat di kisaran 19,3%, meskipun laba usaha turun sebesar 6% menjadi Rp6,53 triliun dari Rp6,92 triliun. Penurunan laba usaha ini terutama disebabkan oleh lebih rendahnya laba kurs yang timbul dari kegiatan operasional.
Adapun laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 9% menjadi Rp2,96 triliun dari Rp2,72 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
“Ditengah meningkatnya konflik geopolitik, Indofood tetap dapat mempertahankan kinerjanya di kuartal pertama tahun ini. Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan, tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat,” kata Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim dalam keterangannya.