RUPS Allo Bank Setuju Bagikan Dividen Tunai Senilai Rp 286,97 M

0
28
Reporter: Rommy Yudhistira

Hasil RUPS PT Allo Bank Indonesia Tbk menyetujui pembagian dividen tunai Rp 286,97 miliar, yang berasal dari 50% laba bersih di 2025. Sisa laba bersih sebesar Rp 287,28 miliar digunakan sebagai laba ditahan.

Plt. Direktur Utama Allo Bank Ari Yanuanto Asah mengatakan, 50% laba bersih yang ditahan akan dipakai untuk penguatan modal, dan pengembangan usaha. Juga disisihkan sebagai dana cadangan.

“Dalam RUPS Tahunan 2026, pemegang saham menyetujui pembagian dividen untuk kedua kalinya dalam sejarah Allo Bank atas pencapaian kinerja yang solid pada tahun 2025, dalam rangka memberikan nilai tambah kepada seluruh stakeholder bank,” kata Ari dalam keterangan resminya pada Kamis (25/6).

Dalam setahun terakhir, kata Ari, Allo Bank fokus memperkuat fondasi bisnis, agar meraih pertumbuhan secara berkelanjutan. Hal itu diwujudkan dengan mengembangkan portofolio produk, dan layanan perbankan digital yang komprehensif untuk segmen retail dan korporasi.

Selain itu, lanjut Ari, Allo Bank pun merancang proses layanan secara digital end-to-end, guna meningkatkan kemudahan, efisiensi, dan kualitas pengalaman nasabah dalam bertransaksi.

Baca Juga :   Banggar DPR Setujui Pagu Indikatif dan Tambahan Anggaran Kemenko Marves di 2023

“Hal ini mencerminkan kekuatan dari bisnis model kami dan bahwa Allo Bank telah berada pada jalan yang tepat, untuk terus tumbuh secara kompetitif dan berkelanjutan,” ujar Ari.

Dalam RUPS, pemegang saham Allo Bank juga menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Kemudian menyetujui pengkinian rencana aksi pemulihan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics