Transnusa Pindahkan Seluruh Operasional Penerbangan Singapura ke Changi Terminal 4 Mulai 1 September 2026
Armada Transnusa/Foto: Dok.Transnusa
PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) akan memindahkan seluruh operasional penerbangannya di Singapura ke Singapore Changi Airport Terminal 4 mulai 1 September 2026.
Perpindahan tersebut dilakukan seiring dengan pengembangan jaringan internasional Transnusa di kawasan Asia Pasifik. Selain memperluas konektivitas, perusahaan menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan layanan kepada penumpang, termasuk pada proses keberangkatan di bandara.
Group CEO Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan perpindahan operasional ke Terminal 4 merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman perjalanan penumpang.
“Seiring berkembangnya jaringan internasional Transnusa, kami ingin memastikan kualitas pengalaman pelanggan juga terus meningkat. Bagi kami, perjalanan tidak dimulai ketika pesawat lepas landas, tetapi sejak pelanggan tiba di bandara. Karena itu, kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 memungkinkan pelanggan menikmati proses perjalanan yang lebih cepat, lebih nyaman, dan lebih efisien melalui fasilitas serta teknologi kelas dunia yang tersedia di terminal ini,” ujar Datuk Bernard dalam keterangan pers, Senin (31/8).
Terminal 4 Changi Airport menggunakan sejumlah teknologi digital dalam proses keberangkatan penumpang, antara lain automated check-in, automated bag drop, pemeriksaan keamanan, layanan imigrasi berbasis biometrik, dan proses boarding otomatis.
Menurut Transnusa, penggunaan teknologi tersebut memungkinkan sejumlah tahapan perjalanan penumpang dilakukan secara lebih terintegrasi.
Dengan proses yang semakin sederhana dan terintegrasi, pelanggan memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan perjalanan, bersantai, maupun menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di terminal sebelum penerbangan.
Menurut Datuk Bernard, pemanfaatan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan meningkatkan kenyamanan penumpang selama proses perjalanan.
“Teknologi bukan sekadar menghadirkan proses yang lebih cepat, tetapi juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan sederhana bagi pelanggan. Itulah pengalaman yang ingin kami hadirkan melalui operasional di Terminal 4, di mana pelanggan dapat menghabiskan lebih sedikit waktu untuk mengantre dan lebih banyak waktu menikmati perjalanan mereka,” tambah Datuk Bernard.
Selain fasilitas keberangkatan, Terminal 4 juga memiliki berbagai fasilitas komersial, termasuk restoran, pusat perbelanjaan, dan gerai duty-free.
Dari Bandara Changi, penumpang dapat melanjutkan perjalanan menuju sejumlah kawasan di Singapura, seperti Marina Bay, Orchard Road, Sentosa, dan kawasan pusat bisnis melalui transportasi publik dan layanan transportasi lainnya.
Transnusa menyebut konektivitas tersebut menjadi salah satu aspek yang mendukung aktivitas perjalanan wisata maupun bisnis dari dan menuju Singapura.
Perluas Jaringan Internasional
Perpindahan operasional ke Terminal 4 dilakukan di tengah pengembangan jaringan internasional Transnusa. Sejak bertransformasi menjadi Premium Service Carrier, Transnusa mengembangkan rute yang menghubungkan Indonesia dengan sejumlah kota di kawasan Asia Pasifik.
Saat ini, Transnusa melayani penerbangan menuju Singapura, Kuala Lumpur, Penang, Subang, Bangkok, Phuket, Guangzhou, dan Perth. Perusahaan juga memperkuat jaringan domestik melalui hub utama di Jakarta, Bali, dan Manado.
Datuk Bernard mengatakan pengembangan jaringan perlu diikuti dengan peningkatan kualitas layanan kepada penumpang.
“Ekspansi jaringan bukan hanya tentang membuka lebih banyak destinasi. Yang sama pentingnya adalah memastikan setiap pelanggan merasakan peningkatan kualitas layanan di setiap perjalanan. Kehadiran kami di Changi Airport Terminal 4 merupakan bagian dari investasi jangka panjang Transnusa untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman, efisien, dan sesuai dengan standar layanan internasional yang terus kami bangun,” jelasnya.