REI: Masyarakat Masih Meminati Properti di Bawah Rp 1 M

0
431

Real Estate Indonesia (REI) mengaku sektor properti sangat terpukul di masa pandemi Covid-19. Pertumbuhannya mengalami penurunan tajam jika dibandingkan di 2019 mencapai 5,4%, sedangkan 2020 hanya tumbuh 2,3%.

“Kita masih bersyukur karena tidak sampai minus. Ini ditopang perumahan subsidi yang digalang pemerintah lewat program sejuta rumah sehingga sektor real estate­-nya masih ngangkat,” kata Wasekjen DPP REI Bidang Perbankan Syariah Royzani Syachril dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (19/2).

Syachril mengatakan, di masa pandemi Covid-19 semua hal yang terkait dengan sektor properti cenderung turun mulai dari pasar perumahan, sewa rumah hingga retail. Industri atau para pengembang bisa bertahan karena adanya topangan perumahan subsidi.

Sekitar 80% dari jumlah anggota REI, kata Syachril, masih bertahan karena membangun perumahan bersubsidi. Bank tanah yang dulunya digunakan untuk perumahan komersial kini dialihkan untuk membangun perumahan subsidi sehingga para pengembang tetap bisa bertahan di masa pandemi ini.

“Pertumbuhan kredit di sektor real estate juga mengalami penurunan. Sebagian besar (pengembang) menahan untuk mengambil kredit baru karena ada faktor ketidakpastian akibat Covid-19 sehingga khawatir berdampak terhadap perusahaan,” kata Syachril.

Baca Juga :   Menko Airlangga Ceritakan Kilas Balik Indonesia Menghadapi Covid-19

Menurut Syachril, gambaran industri properti pada 2021 masih akan menghadapi tantangan dan tentu saja juga masih ada peluang untuk tumbuh. Tantangannya adalah kondisi pandemi yang masih akan terus berlanjut sepanjang tahun ini sehingga akan berdampak terhadap perekonomian. Dan karena itu pula berdampak pada terhadap pemutusan hubungan kerja yang akhirnya menurunkan daya beli masyarakat.

“Sementara peluangnya, masyarakat khususnya kalangan generasi Z masih meminati properti seharga Rp 1 miliar ke bawah. Umumnya masyarakat memilih properti dengan harga Rp 300 juta-an,” kata Syachril.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics