Angkasa Pura I Prediksikan Kenaikan Pergerakan Penumpang 57% di Masa Nataru 2023

0
383
Reporter: Maria Alexandra Fedho

PT Angkasa Pura I menyampaikan kesiapan 15 bandara yang dikelola dalam menyambut periode libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

“Kami siap menghadapi lonjakan penumpang di 15 bandara selama periode Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Operasional Posko Nataru tahun ini akan sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, terutama pada periode pandemi Covid-19. Di tahun ini, kami mencatat adanya peningkatan trafik yang semakin baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tentu saja ini satu momen yang menggembirakan, karena hal ini merupakan salah satu pertanda dari program pemulihan kinerja perusahaan,” kata Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi dalam keterangan resmi.

Operasional Posko Monitoring Angkutan Udara Nataru mulai beroperasi pada 19 Desember 2022 hingga 3 Januari 2023.

Angkasa Pura I memproyeksikan akan melayani sebanyak 3.215.428 pergerakan penumpang di 15 bandara yang dikelola, atau naik sebesar 57% dibandingkan jumlah pergerakan penumpang yang dilayani pada periode yang sama pada tahun lalu sebanyak 2.050.283 pergerakan penumpang.

Sedangkan pergerakan pesawat diprediksi juga akan mengalami pertumbuhan sebesar 34%, dari 21.150 pergerakan pesawat udara di periode Nataru 2021 menjadi 28.398 pergerakan pesawat udara di periode Nataru 2022.

Baca Juga :   UMKM Binaan Pertamina Raih Predikat Best Eco Friendly di Panggung Jakarta Muslim Fashion Week 2024

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, 13 maskapai penerbangan akan mengoperasikan sebanyak 402 unit pesawat udara untuk melayani rute domestik selama periode operasional Posko Nataru.

Terkait dengan extra flight, Angkasa Pura I mencatat telah menerima informasi adanya 37 flight approval atas pengajuan extra flight dari 6 maskapai penerbangan di bandara yang dikelola, dengan total tempat duduk sebanyak 4.968 tempat duduk.

Faik Fahmi menyampaikan prediksi puncak kepadatan penumpang pada periode Nataru kali ini. “Kami memprediksi untuk puncak arus mudik Hari Raya Natal 2022 di bandara Angkasa Pura I akan terjadi pada 23 Desember 2022, sedangkan untuk puncak arus balik akan terjadi pada 26 Desember 2022. Untuk puncak arus mudik libur Tahun Baru 2023, kami memprediksi akan terjadi pada 30 Desember 2022, sedangkan untuk puncak arus balik libur Tahun Baru 2023 akan terjadi pada 2 Januari 2023,” kata Faik Fahmi.

Angkasa Pura I juga menyampaikan prediksi rute-rute sibuk selama operasional Posko Nataru, di mana rute Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK)-Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dan sebaliknya akan menjadi rute domestik paling sibuk. Rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Juanda (SUB) dan sebaliknya, serta rute Bandara Soekarno-Hatta Jakarta (CGK)-Bandara Juanda Surabaya (SUB) dan sebaliknya menyusul di urutan kedua dan ketiga rute domestik tersibuk.

Baca Juga :   AirNav Gandeng Universitas Telkom Kembangkan Aplikasi Berbasis AI, Begini Peruntukannya

Sedangkan untuk rute internasional, rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Changi Singapura (SIN) dan sebaliknya diprediksi menjadi rute internasional tersibuk di antara bandara-bandara Angkasa Pura I. Urutan kedua dan ketiga masing-masing adalah rute Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Internasional Kuala Lumpur Malaysia (KUL) dan sebaliknya, serta Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS)-Bandara Internasional Melbourne Australia (MEL) dan sebaliknya.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan operasional penerbangan dan pelayanan pengguna jasa bandara selama periode libur Nataru, Angkasa Pura I telah menyiapkan sejumlah langkah, diantaranya berkoordinasi secara rutin dengan stakeholders. Hal ini untuk memastikan kesiapan layanan dan infrastruktur, memperhatikan implementasi protokol kesehatan, menyesuaikan jam operasional bandara, mengoptimalkan personel posko. Memastikan operasional seluruh gerai komersial, mencegah terjadinya penumpukan antrian penumpang, serta mengantisipasi cuaca ekstrem.

“Kami berupaya untuk terus memberikan informasi secara berkala mengenai update yang terjadi di bandara-bandara Angkasa Pura I. Hal ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama antara Angkasa Pura I dengan seluruh stakeholders agar dapat memberikan keamanan, kenyamanan, serta tetap menjaga protokol kesehatan bagi para penumpang,” kata Faik.

Leave a reply

Iconomics