PPP Siap Ikuti Pemilu Baik dengan Sistem Proporsional Tertutup Maupun Terbuka

0
357
Reporter: Rommy Yudhistira

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan siap mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 baik dengan sistem proporsional terbuka maupun tertutup. Dengan pengalaman panjang mengikuti pemilu akan menjadi bekal PPP untuk mengikuti lewat sisitem apapun.

“Jadi kami sudah punya pengalaman banyak, apapun itu, proporsional tertutup, atau semi-tertutup atau semi-terbuka. PPP siap untuk mengikuti pemilu,” kata Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu pula Presiden Joko Widodo yang hadir memberikan sambutan menepis tudingan bahwa pemerintah mengarahkan soal sistem pemilu proporsional tertutup. Dipastikan bahwa pemerintah tidak pernah memberikan arahan pada sistem pemilu tertentu.

“Enggak, enggak,” kata Jokowi.

Menurut Jokowi, kedua sistem pemilu tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Karena itu, soal itu diserahkan sepenuhnya keputusannya kepada para partai yang mengikuti kontestasi Pemilu 2024.

“Perlu saya sampaikan, kalau dilihat terbuka itu juga ada kelebihan ada kelemahannya. Tertutup ada kelebihan dan kelemahannya. Silakan pilih. Itu urusannya partailah,” ujar Jokowi.

Sebagai informasi, Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini tengah menguji materiil Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Gugatan uji materiil dilakukan 6 pemohon yang terdiri atas Demas Brian Wicaksono, Yuwono Pintadi, Fahrurrozi, Ibnu Rachman Jaya, Riyanto, dan Nono Marijono.

Baca Juga :   Sah, Uji Kelayakan dan Kepatutan Jenderal Andika Dilakukan Sabtu Lusa

Isi dari gugatan keenam pemohon itu meminta MK untuk mengabulkan, agar sistem pemilu diubah menjadi proporsional tertutup atau coblos gambar partai.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics