Waskita Pacu Penyelesaian 7 Proyek di IKN, Rampung Semester Pertama 2024

0
98

PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) memacu penyelesaian sejumlah proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN).  BUMN karya ini saat ini mengerjakan 12 proyek IKN dengan total nilai kontrak mencapai Rp13,6 triliun, di mana porsi Waskita Karya sebesar Rp 7,5 triliun.

SVP Corporate Secretary Perseroan, Ermy Puspa Yunita mengatakan, Waskita memastikan dari total 12 proyek yang dikerjakan,  perkembangan pengerjaan 7 proyek diantaranya telah signifikan dan akan selesai pada Semester I 2024.

“Waskita berkomitmen dengan percepatan pembangunan proyek ini akan selesai sesuai dengan waktu yang telah di tetapkan,” katanya.

Dua belas proyek yang dikerjakan Waskita Karya adalah:

  1. Jalan Akses Lingkar Sepaku Seksi 4 senilai Rp139 miliar
  2. Jalan Tol IKN Segmen 5A senilai Rp1,12 triliun,
  3. Gedung Sekretariat Negara senilai Rp1,35 triliun
  4. Gedung Kemenko 3 senilai Rp403 miliar
  5. Gedung Kemenko 4 senilai Rp735 miliar
  6. IPAL 1,2,3 KIPP IKN senilai Rp447 miliar
  7. Jalan Feeder District IKN senilai Rp644 miliar,
  8. Rumah Susun ASN 3 senilai Rp1,13 triliun
  9. Jalan Nasional IKN Seksi 6C-1 senilai Rp539 miliar
  10. MUT-01 senilai Rp158 miliar
  11. Jalan Tol IKN Segmen 3B-2 senilai Rp533 Miliar
  12. Jalan Akses Bandara VVIP IKN.
Baca Juga :   Waskita Karya Kerjakan Proyek Jaringan Irigasi di KSPP Merauke Paket I

Per April 2024, progres 7 proyek IKN garapan Waskita mengalami percepatan dari Januari lalu. Dengan rincian, Saluran Utilitas Terpadu (MUT) – 01 mencapai 100%, Jalan Logistik Lingkar Sepaku Segmen 4 mencapai 98,96%, Jalan Tol IKN Segmen 5A mencapai 80,48%, Sekretariat Presiden dan bangunan pendukung mencapai 75,61%, Gedung Kementerian Koordinator 4 mencapai 60,80%, Kementerian Koordinator 3 mencapai 60,45% dan IPAL 123 mencapai 26,67%.

“Dengan amanah yang diberikan kepada Waskita dari Pemerintah sebagai pemberi tugas, Perseroan berkomitmen dan fokus untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang berada di KIPP IKN,” tambah Ermy.

Waskita Karya berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Melalui pembangunan proyek IKN, Waskita turut mendukung pemerintah dalam menarik lebih banyak investasi baik dari pemerintah itu sendiri dan juga swasta dengan melengkapi sarana dan prasarana di IKN.

Sektor infrastruktur masih berpotensi mengalami pertumbuhan seiring dengan kebutuhan infrastruktur yang masih tinggi di Indonesia dan untuk mendukung pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perseroan berharap dengan pembangunan infrastruktur yang kami bangun itu bukan sekedar pembangunan fisik saja, namun juga berdampak terhadap ekonomi. Seperti contoh peran jalan tol sebagai konektivitas dapat terhubung ke kawasan pariwisata, kawasan industri dan semua kawasan yang secara ekonomi memiliki dampaknya. Selain itu juga dapat memicu berkembangnya kawasan- kawasan ekonomi baru dengan adanya pembangunan infrastruktur,” ungkap Ermy.

Baca Juga :   Waskita Karya Raih Kontrak Baru Hampir Rp400 Miliar untuk Garap Proyek Jalan di IKN

Untuk tahun 2024 ini Perseroan masih terus ikut partisipasi pada proyek IKN. Perseroan masih selektif dalam memilih proyek terutama dalam hal kepastian pembayaran, terdapat uang muka dan skema pembayaran monthly payment serta telah melalui Komite Manajemen Risiko Konstruksi. Hal ini bertujuan agar proyek-proyek yang didapatkan oleh Waskita dapat berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu serta memberikan dampak positif bagi kinerja perusahaan (profitable oriented).

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics