Presiden Direktur Merdeka Battery Materials Mengundurkan Diri
Presiden Direktur PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Devin Ridwan (tengah), didampingi Presiden Direktur PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The (kanan) dan Direktur PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk David Agus (kiri), saat menjawab pertanyaan dari media pada kesempatan Konferensi Pers sesaat setelah Paparan Publik menuju pencatatan saham perdana Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (30/03/2023).
Dua pejabat tinggi PT Merdeka Battery Materials Tbk mengundurkan diri. Devin Antonio Ridwan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Presiden Direktur dan Andrew Phillip Starkey mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur di Merdeka Battery Materials.
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Corporate Secretary Merdeka Battery Materials, Deny Greviartana Wijaya menuliskan pada tanggal 11 November 2024, Perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri dari masing-masing Devin Antonio Ridwan dari jabatannya sebagai Presiden Direktur Perseroan dan Bapak Andrew Phillip Starkey dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan. Surat dari keduanya bertanggalkan 11 November 2024.
Perseroan menyampaikan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham untuk memutuskan pengunduran diri tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 8 ayat 3 POJK 33/2014.
Devin pernah menduduki sejumlah posisi penting sebelum menjabat pucuk pimpinan emiten berkode MBMA ini. Ia pernah menjadi Direktur di PT Jingdong Indonesia Pertama periode 2015 hingga 2018, Direktur di PT Bumi Suksesindo periode 2017 hingga 2022, dan PT Merdeka Mining Servis periode Desember 2017 hingga Januari 2022. Ia juga pernah menjabat Head of Corporate Planning & Strategy Department di PT Astra International Tbk. Devin mengawali karirnya sebagai auditor di KAP Arthur Andersen pada 1996 hingga 1998 dan KAP Pricewaterhouse Coopers pada 1998 hingga 2000.