Jakarta Marketing Week 2025 yang Digelar MCorp Mengusung Tema Global City for Impact
Perwakilan Abang None Tyo dan Kiki, Group CEO MCorp Taufik, Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan, Head of Student Talent Management Centre LSPR Institute of Communication and Business Karina Indah Septiani/Dok. Iconomics
MCorp kembali menyelenggarakan The 13th Annual Jakarta Marketing Week (JakMW) 2025. Festival yang sudah dilaksanakan selama 13 kali itu mengangkat tema “Global City for Impact”, dan digelar pada 21-25 Mei 2025 di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta.
Group CEO MCorp Taufik menjelaskan, JakMW 2025 hadir sebagai wadah kolaborasi lintas sektor, yang tidak hanya merayakan semangat pemasaran, tetapi juga menjadi forum untuk membahas masa depan secara lebih menyeluruh dan strategis.
JakMW 2025, kata Taufik, mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk memandang Jakarta sebagai kota global yang memberikan dampak keberlanjutan bagi dunia.
“Diperlukan ukuran yang lebih komprehensif mulai dari people, prosperity, planet, peace, dan partnership, agar Jakarta benar-benar bisa memberikan kontribusi nyata di panggung Global,” kata Taufik dalam sesi konferensi pers di Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (21/05/2025).
Sebagai kolaborator JakMW 2025, PAM Jaya, menyoroti pentingnya keberlanjutan sumber daya vital seperti air bersih dalam membangun Jakarta. Karena itu, PAM Jaya berupaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa air bersih merupakan hal yang sangat penting untuk membangun Jakarta.
“PAM Jaya sedang dorong adalah membangun awareness bahwa air minum kedepan akan sangat urgen. Banyak orang yang melihat air minum sebagai komoditi yang tidak urgen,” ujar Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan.
Mewakili Abang None Jakarta, Tyo membagikan pandangannya bahwa Abang None memiliki peran untuk membina generasi muda, agar terlibat aktif dalam pengembangan Jakarta. Khususnya di bidang pariwisata, kreativitas, dan budaya.
“Sebagai Abang None Jakarta atau agen perubahan, maka kita bisa terlibat di kegiatan pariwisata Jakarta, maupun di global. Hal ini karena Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), kita sering dibawa ke acara global di Berlin dan bahkan New York,” kata Tyo.
Dari sisi akademik, Head of Student Talent Management Centre LSPR Institute of Communication and Business Karina Indah Septiani mengatakan bahwa, Jakarta memiliki potensi besar sebagai daya tarik kreatif bagi generasi muda. Melalui keterlibatannya pada JakMW 2025, LSPR Institute menghadirkan pertunjukan teater, dance, dan band pada sesi Peace Day.
“Setiap tahun kami melakukan pertunjukan di Jakarta Marketing Week, dari LSPR memberikan ruang kreativitas bagi mahasiswa untuk mereka bisa berekspresi seni,” ujar Karina.