FOREXimf Gandeng Rizki Aditama Bantu Trader Pemula Lebih Cerdas

0
134
Reporter: Wisnu Yusep

Selain menghadirkan aplikasi trading, QuickPro, PT International Mitra Futures (FOREXimf) juga menjalin kerja sama strategis dengan Rizki Aditama, seorang trader profesional, sebagai brand ambassador. 

Penandatanganan kemitraan dilakukan di Jakarta, dan diwakili oleh Freddy Chandra, Presiden Direktur FOREXimf. Kolaborasi ini dilandasi oleh visi bersama untuk membangun dan memajukan ekosistem trading yang sehat dan profesional di Indonesia.

“Sesuai tagline FOREXimf yaitu Trading Like a Pro, kita memiliki komitmen untuk mengedukasi masyarakat agar mampu trading layaknya seorang pro trader. Rizki Aditama adalah figur yang bukan hanya memiliki pengalaman sebagai trader profesional tetapi juga keahlian dalam berbagi secara efektif kepada publik bagaimana beliau trading secara profesional,” ujar Freddy Chandra dalam keterangannya, Rabu (29/7).

Sebagai seorang trader yang aktif berbagi ilmu trading kepada jutaan audience-nya secara online, Rizki Aditama dinilai sebagai figur kredibel yang tak hanya sukses dalam praktik, tetapi juga unggul dalam berbagi cara trading yang aplikatif dan bertanggung jawab.

Kerja sama ini akan membuka rangkaian kegiatan edukatif baru, seperti webinar, workshop, kelas daring hingga komunitas eksklusif yang memungkinkan masyarakat umum, termasuk investor saham dan kripto untuk mengenal dan memahami forex trading secara tepat.

“Ini adalah langkah besar untuk membangun kesadaran publik akan pentingnya edukasi dalam Industri trading forex dan kami ingin menjangkau sebanyak mungkin orang agar dapat merasakan pengalaman trading yang lebih baik, aman, dan profesional,” tutur Rizki Aditama.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics