Grab Indonesia Pastikan Pengemudi Terlindungi dengan Program Gercep yang Aktif Mulai 2 September

0
103

Grab Indonesia meluncurkan “GERCEP” Grab Respon Cepat, sebuah inisiatif darurat terpadu untuk memastikan mitra pengemudi tetap terlindungi di tengah dinamika demonstrasi di berbagai kota.

Adanya GERCEP, penanganan darurat dapat dipisahkan dari respon keamanan rutin. Dengan demikian, setiap laporan terkait keadaan darurat dapat ditangani lebih cepat, terstruktur, dan tidak tercampur dengan alur penanganan insiden keamanan sehari-hari.

Mulai 2 September 2025 sampai pemberitahuan selanjutnya, Mitra di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan “GERCEP” Grab Respon Cepat ini melalui tiga kanal aksesibilitas. Pertama, Saluran Darurat Khusus pada 021-2350-7032. Saluran ini adalah jalur telepon prioritas yang langsung menghubungkan Mitra dengan para agen yang terlatih menangani situasi tanggap darurat, serta didukung sistem antrean khusus. Eskalasi cepat ke Tim Manajemen Krisis bila situasi membutuhkan tindak lanjut.

Kedua, HelpCenter “Bantuan Tanggap Darurat”. Layanan ini adalah laman artikel khusus yang bisa diakses Mitra Grab. Dalam layanan ini tersedia formulir pelaporan serta tombol “Hubungi Kami” untuk mengajukan bantuan. Link di sini grb.to/gercep.

Baca Juga :   Skema Grab Bantu Mitra yang Terdampak Covid-19

Ketiga, layanan LiveChat dalam HelpCenter. Layanan ini berupa fitur obrolan instan yang memudahkan Mitra berkomunikasi langsung dengan para agen yang terlatih menangani situasi tanggap darurat. Didukung agen LiveChat khusus dengan antrean prioritas.

Grab menghadirkan ekosistem perlindungan terpadu. Pertama, perlindungan medis & psikologis. Semua biaya perawatan medis Mitra terdampak ditanggung penuh, termasuk biaya di luar asuransi/BPJS. Layanan konseling psikologis juga tersedia untuk membantu Mitra dan keluarga pulih dari trauma.

Kedua, kemudahan  operasional. Kemudahan operasional saat demo mencakup mekanisme insentif yang lebih mudah meski terjadi banyak pembatalan order, serta kemudahan-kemudahan lainnya saat menjalankan order.

Ketiga, pendampingan lapangan. Tim Satuan Tugas Grab (Satgas) yang berada di berbagai kota secara proaktif memberikan pendampingan langsung kepada Mitra di rumah sakit, menghubungi keluarga, memastikan kondisi Mitra termonitor dan komunikasi antar pihak serta memenuhi kebutuhan dasar. Berikut juga daftar informasi Rumah Sakit (RS) rekanan Grab yang bisa menjadi rujukan grb.to/RSGrab.

Ketiga, peringatan lokasi rawan via aplikasi. Sistem in-app notification akan memperingatkan Mitra terkait titik rawan massa sehingga dapat menghindari jalur berisiko.

Baca Juga :   Dari 5 Startup Ini, 3 Terpilih Dalam Grab Venture Velocity Angkatan ke-3

“Keselamatan dan dukungan untuk Mitra adalah prioritas utama Grab. Kehadiran “GERCEP” Grab Respon Cepat sebagai akses layanan bantuan tanggap darurat bagi dengan sistem terintegrasi bagi Mitra yang terdampak. Inisiatif sebagai bentuk nyata komitmen Grabuntuk selalu ada mendampingi Mitra di saat-saat paling sulit,” ujar Neneng Goenadi, Chief Executive Officer Grab Indonesia dalam keterangannya.

Neneng menambahkan bahwa keselamatan dan dukungan untuk Mitra Pengemudi adalah prioritas utama Grab. Pihaknya menyadari bahwa situasi aksi penyampaian sikap di banyak kota bisa menimbulkan rasa khawatir. Melalui hotline darurat, kemudahan operasional, bantuan medis, hingga pendampingan dari tim satgas di lapangan, Grab ingin memastikan Mitra tidak pernah merasa sendirian. Kami akan terus hadir, mendampingi, dan berupaya sekuat tenaga agar Mitra dapat tetap merasa aman, terlindungi, dan didukung sepenuhnya.

“Kami menemukan banyak Mitra yang terdampak di berbagai kota akibat situasi ini. Kehadiran hotline khusus dan dukungan tambahan lain yang kami siapkan diharapkan dapat memberikan rasa tenang sekaligus memastikan mereka mendapatkan akses bantuan yang cepat dan menyeluruh. Kami ingin Mitra merasakan bahwa Grab selalu ada untuk mereka, terutama di saat-saat sulit seperti ini,” kata Neneng.

Leave a reply

Iconomics