Harga Cabai Merah Makin “Pedas”, Inflasi September Capai 0,21 Persen

0
133

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulanan (month-to-month/mtm) sebesar 0,21 persen pada September 2025. Angka ini merupakan inflasi tertinggi kedua sepanjang 2025, setelah inflasi April yang mencapai 1,17 persen.

Indeks Harga Konsumen (IHK) naik dari 108,51 pada Agustus 2025 menjadi 108,74 pada September 2025.

Secara tahunan (year-on-year/YoY), inflasi tercatat 2,65 persen, sementara secara tahun kalender (year-to-date/ytd) mencapai 1,82 persen.

Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M. Habibullah, menjelaskan inflasi September 2025 terutama dipicu oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau dengan inflasi 0,38 persen dan andil 0,11 persen.

Komoditas yang paling dominan mendorong inflasi adalah cabai merah dan daging ayam ras, masing-masing memberikan andil 0,13 persen.

“Kementerian Pertanian melalui early warning system mencatat produksi cabai pada September 2025 menurun bahkan menjadi yang terendah sepanjang tahun,” ujar Habibullah dalam konferensi pers, Senin (1/10).

Selain itu, emas perhiasan juga memberi andil inflasi sebesar 0,08 persen. Ia mengatakan harga emas dunia terus naik hingga menembus rekor baru pada September 2025.

Baca Juga :   Pertumbuhan Ekonomi Jawa Tengah Diproyeksikan Mencapai 5,3%

Sigaret kretek mesin (SKM), biaya kuliah akademi/perguruan tinggi, cabai hijau, dan sigaret kretek tangan (SKT) juga memberikan andil pada inflasi September dengan kontribusi masing-masing sebesar 0,01 persen.

Di sisi lain, beberapa komoditas justru menahan laju inflasi dengan memberikan andil deflasi. Bawang merah tercatat menyumbang deflasi terbesar sebesar 0,12 persen, diikuti tomat 0,03 persen. Komoditas lain seperti bawang putih, cabai rawit, beras, ketimun, serta biaya sekolah menengah atas masing-masing menyumbang deflasi 0,01 persen.

“Produksi bawang merah meningkat pada September 2025, dengan panen yang masih berlangsung di beberapa daerah sentra seperti Bima, Brebes, dan Solo,” kata Habibullah.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics