Pendapatan Stabil, Laba CNMA Turun 16 Persen
Bioskop Cinema XXI/Dok. Cinema XXI
PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (CNMA), pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, membukukan pendapatan konsolidasian sebesar Rp4,29 triliun sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Angka ini nyaris stagnan, hanya naik tipis 0,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,27 triliun.
Mengutip laporan keuangan interim, segmen tiket film masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp2,66 triliun, sedikit turun 0,3 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan makanan dan minuman (F&B) naik tipis 0,7 persen menjadi Rp1,45 triliun, sementara pendapatan dari platform digital melonjak 27,9 persen menjadi Rp104,52 miliar. Adapun pendapatan iklan turun 10,2 persen menjadi Rp49,35 miliar, dan pendapatan dari acara serta kegiatan non-film terkoreksi 8,6 persen menjadi Rp21,32 miliar.
Dalam keterangan pers, manajemen menjelaskan, peningkatan pendapatan didorong oleh kenaikan rata-rata harga tiket (average ticket price) seiring meningkatnya okupansi pada kelas bioskop premium, serta naiknya belanja makanan dan minuman per penonton (F&B spending per head). Faktor ini turut dipengaruhi oleh variasi konten film nasional maupun internasional serta inovasi produk yang dilakukan sepanjang tahun. Kombinasi faktor tersebut mampu menopang stabilitas pendapatan dan mengimbangi perlambatan yang terjadi pada kuartal I 2025 akibat faktor musiman dalam industri hiburan.
Dari sisi bottom line, laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp444,91 miliar, turun 16 persen dibandingkan Rp529,77 miliar pada periode yang sama tahun 2024. Meski demikian, CNMA masih mampu mempertahankan margin laba bersih di kisaran 10,4 persen, hanya turun dari 12,4 persen tahun sebelumnya.
Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman menyatakan, Perseroan tetap berkomitmen menjaga pertumbuhan berkelanjutan melalui optimalisasi operasional, ekspansi bisnis yang terukur serta peningkatan kualitas layanan yang berkesinambungan. Hal ini sejalan dengan strategi Perseroan yang secara konsisten melakukan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas bioskop guna meningkatkan customer experience Cinema XXI.
“Dengan disiplin operasional dan inovasi berkelanjutan, kami berupaya untuk dapat menjaga kinerja hingga akhir tahun,” ujar Suryo.