Ganjar Pranowo: Kita Siapkan Strategi dan Langkah untuk Tingkatkan Daya Saing UMKM

0
462
Reporter: Rommy Yudhistira

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyebut permasalahan pemasaran menjadi kendala tertinggi yang kerap dialami pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Terutama dalam hal menjual produk atau memasarkan produk-produk mereka di masa pandemi Covid-19.

Karena itu, kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ada beberapa langkah dan strategi untuk meningkatkan daya saing UMKM di masa pandemi ini. Langkah dan strategi itu antara lain memasarkan produk secara digital dan mampu mengakses pembiayaan.

“Mereka itu jualannya konvensional dan belum kenal digital, baru kemudian (masalah) akses pembiayaan,” kata Ganjar dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (14/9).

Menurut Ganjar, dengan jumlah pengguna internet sebesar 72,56% dari jumlah penduduk, maka itu bisa dimanfaatkan sebagai langkah untuk mengenalkan UMKM menjadi go digital. Dengan demikian, permasalahan terkait pemasaran di tingkat UMKM dapat segera teratasi dengan baik.

“Kami membuat aplikasi Blangkon Jateng atau belanja online di Jawa Tengah. Kita dorong mereka untuk berpartisipasi. Ternyata setelah itu mereka berbondong-bondong. Belum banyak-banyak banget, tapi kalau saya boleh menyampaikan, lumayan ada ratusan UMKM yang mau jualan melalui aplikasi kita,” kata Ganjar.

Baca Juga :   Akselerasi Perekonomian, Bank Mandiri Salurkan Rp 31,79 Triliun KUR ke 273.045 UMKM hingga Agustus 2025

Selain swasta, kata Ganjar, peran pemerintah dalam hal mendukung UMKM dapat ditingkatkan kembali. Tujuannya agar para pelaku usaha dapat menaikkan penjualan dan mampu mengenalkan produk-produknya di kancah perdagangan internasional.

“Baik nasional maupun kelas internasional, termasuk kami mengajak jualan para duta besar kita. Karena itu, pernah UMKM kita itu pameran di Singapura secara daring. Kita juga punya program UMKM virtual expo dan nanti sudah siap dari Jepang, Prancis, dan Belgia,” ujar Ganjar.

Selain melakukan riset dan mendorong UMKM untuk go digital, kata Ganjar, Pemprov Jateng juga memperkenalkan program pelatihan dan peningkatan penjualan kepada pelaku UMKM. Dengan demikian, para pelaku usaha mampu bertahan di tengah himpitan pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir.

“Dan inilah yang mendorong mereka-mereka bisa survive. Jadi apa artinya? Jadi sebenarnya how to survive bisa dilakukan karena banyak jalan, banyak cara dipakai untuk saling menjual, membeli dan berbagi,” kata Ganjar.

Leave a reply

Iconomics