Humas atau PR Dinilai Berperan Penting bagi Organisasi atau Perusahaan, Ini Alasannya
Hubungan masyarakat atau public relation (PR) berperan penting dalam suatu organisasi/perusahaan. Selain membangun hubungan yang kuat dengan pemangku kepentingan, PR pun bertanggung jawab terhadap program dan kampanye perusahaan.
Mengenai hal ini, Head of PR Marcomm Event Asuransi Astra Laurentius Iwan P. mengatakan, sebelum menjalankan suatu program, insan PR perlu merencanakan terlebih dahulu dengan pemimpin, atau bagian lainnya dari perusahaan. Dengan perencanaan itu, tim PR bisa menyusun kerangka bekerja untuk memudahkan perusahaan mengukur dampak pelaksanaan program tersebut.
“Artinya diperlukan suatu cara atau framework untuk melakukan pengukuran,” kata Laurentius Dldalam diskusi daring yang digelar MAW Talk, pada Senin (14/7).
Selanjutnya, kata Laurentius, dengan fondasi perencanaan yang kuat, praktisi PR bisa mempertanggungjawabkan setiap programnya kepada pemimpin perusahaan. Pada umumnya, pemimpin perusahaan akan menanyakan dampak dari program yang sudah diselenggarakan.
“Pastinya akan dipertanyakan seperti itu. Relevansi kita dari strategi komunikasi yang disampaikan apakah ada impact-nya? Apakah ada dampaknya? Karena pasti selalu ditanyakan,” ujar Laurentius.
Tahapan berikutnya, kata Laurentius, seorang insan PR juga perlu melakukan evaluasi. Dengan mengevaluasi, PR bisa mengetahui hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki, dan dikembangkan.
Hasil evaluasi itu, ujar Laurentius, akan menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan untuk menjalankan program-program apa saja yang berdampak positif bagi masyarakat, dan perusahaan.
“Karena seorang PR tidak bisa cuma omong saja. Jadi kita membuktikan bahwa suara yang kita sampaikan itu penting atau bermakna, jadi efeknya ke sana. Kemudian jika berbicara lebih jauh, apakah reputasi perusahaan meningkat? Apakah jadi ada dampak bisnis juga? Mungkin secara umum begitu,” ujar Laurentius.