Jelang Tutup Tahun, BP Tapera dan Kementerian PKP Gelar Akad Massal Lebih Dari 50.000 Rumah Subsidi
Badan Pengelola (BP) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) menggelar akad massal untuk 50.030 unit rumah subsidi di Pondok Indah Banten, Serang Banten.
Sebanyak 300 akad diberikan secara langsung oleh 11 bank penyalur, sisanya 49.730 diserahkan secara daring melalui 39 bank penyalur yang tersebar di 33 provinsi, 110 titik kabupaten/kota seluruh Indonesia.
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho mengatakan pihaknya mencatat data penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 263.017 unit, atau senilai Rp 32,67 triliun per 19 Desember 2025. Rumah subsidi itu tersebar pada 12.981 di 33 provinsi, dan 401 kabupaten/kota.
“Tak dipungkiri bahwa akad massal ini, seperti akad massal yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 29 September 2025. Memberikan dampak positif pada tingginya penyaluran FLPP di tahun ini,” kata Heru dalam keterangan resmi pada Sabtu (20/12/2025).
Dalam 4 tahun terakhir, Heru menambahkan penyaluran dana FLPP sebesar 109.253 unit di tahun 2020. Kemudian, meningkat 178.728 unit pada 2021. Dan, 226.000 pada 2022, 229.000 unit 2023, dan 200.300 unit 2024.
Tren itu, kata Heru, menunjukkan penguatan penyaluran pembiayaan perumahan segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Lebih lanjut, Heru mengatakan, pemilihan lokasi rumah subsidi di Pondok Banten Indah, sudah melewati berbagai pertimbangan matang. PT Kawah Anugrah Property sebagai pengembang, menggunakan desain gaya Eropa pada rumah subsidi tersebut.
“Kamis sangat mengapresiasi dukungan ekosistem perumahan untuk penyaluran tertinggi sepanjang sejarah. Kami berharap tahun 2026 penyaluran dana FLPP akan semakin cemerlang,” ujar Heru.