Jokowi Pastikan Akan Manfaatkan Energi Hijau 100% di IKN

0
22
Reporter: Rommy Yudhistira

Presiden Joko Widodo memastikan seluruh penggunaan energi di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan memanfaatkan 100% energi hijau milik Indonesia. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan investor yang ingin menanamkan modalnya ke Indonesia, khususnya di IKN.

Berdasarkan pengalamannya, kata Jokowi, para investor kerap bertanya soal ketersediaan energi hijau di Indonesia. “Semua menanyakan mengenai energi hijaunya ada atau tidak. Enggak ada lagi yang menanyakan, saya mau pakai PLTU dari batu bara, enggak. Selalu pertanyaannya, ini geothermal? Apakah ini hydropower? Apakah ini dari angin?” kata Jokowi saat menghadiri acara peletakan batu pertama atau groundbreaking PLN Hub di IKN, Kalimantan Timur, Rabu (5/6).

Atas dasar tersebut, kata Jokowi, pihaknya menyambut baik pembangunan PLN Hub yang ada di IKN. Pemerintah berencana mengumpulkan seluruh stakeholders dan mitra PLN untuk bersama-sama menerapkan energi hijau di IKN.

“Kita harapkan terjadi perubahan mindset kita semuanya karena di Ibu Kota Nusantara juga saya sudah sampaikan 100% harus memakai energi hijau, entah dari solar panel yang sekarang ini dilakukan oleh PT PLN, juga hydropower mungkin, enggak tahu dari Mahakam atau dari yang lain, dan bisa juga mungkin dari angin dan lain-lainnya,” ujar Jokowi.

Baca Juga :   Putusan Sengketa Pilpres 2024, MK: Presiden Jokowi Tidak Terbukti Intervensi Syarat Capres/Cawapres

Sementara itu, Direktur PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Darmawan Prasodjo menambahkan, seluruh sistem kelistrikan di IKN akan menggunakan energi baru terbarukan (EBT). Dari sisi pembangunan PLN Hub, maka PLN berencana membangun infrastruktur tersebut menyatu dengan alam.

PLN Hub, kata Darmawan, akan menjadi episentrum dari research and development energi hijau di Indonesia. Juga memastikan seluruh listrik yang digunakan dalam upacara peringatan 17 Agustus 2024 akan menggunakan energi listrik terbarukan.

PLN, kata Darmawan, sudah menyiapkan seluruh infrastruktur untuk mendukung hal tersebut. “Kami sudah menyiapkan hydropower di sekitar IKN di mana hingga 20 tahun mendatang listriknya tetap 100% dari EBT,” kata Darmawan.

Leave a reply

Iconomics