Kementerian Pekerjaan Umum Ungkapkan Progres Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi yang Sedang Dipercepat Pembangunannya

0
114

Kementerian Pekerjaan Umum bersama dengan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi sedang mempercepat penyelesaian Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi, khususnya untuk ruas yang menghubungkan Gending hingga Besuki sepanjang 49,68 kilometer.

Menteri PU, Dody Hanggodo menjelaskan bahwa jalan tol ini sangat penting untuk kelancaran distribusi barang dan jasa. Dengan adanya tol, biaya transportasi bisa ditekan dan waktu pengiriman menjadi lebih efisien.

“Karena diharapkan dapat memangkas waktu tempuh antar wilayah pada sektor logistik, sehingga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru,” kata Menteri Dody dalam keterangan resminya.

Pembangunan ruas Gending hingga Besuki ini dibagi menjadi tiga seksi. ⁠Seksi 1 (Gending-Kraksaan) yang sepanjang 12,88 km, konstruksinya sudah mencapai 89,97% per 25 Juli 2025.

Ada pula Seksi 2 (Kraksaan-Paiton) yang sepanjang 11,20 km, progresnya sudah hampir tuntas di angka 97,18%.

Adapun ⁠seksi 3 (Paiton-Besuki) progresnya telah mencapai 76,26%.

Kementerian PU menyebut jika sudah beroperasi nanti, perjalanan dari Probolinggo ke Besuki yang biasanya memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit, akan terpangkas drastis menjadi hanya 30 menit saja.

Baca Juga :   Tol Jogja-Bawen Pangkas Waktu Tempuh 50%

Secara keseluruhan, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi memiliki total panjang 175,46 km. Pembangunannya dibagi menjadi dua tahap besar. Tahap 1 adalah Probolinggo – Besuki sepanjang 49,68 km dan tahap 2 adalah Besuki – Banyuwangi sepanjang 126,10 km.

Kementerian PU menyebut jalan tol ini akan menjadi ruas terakhir yang melengkapi Jaringan Tol Trans Jawa. Perjalanan dari Probolinggo ke Banyuwangi yang semula memakan waktu hingga 5 jam lewat jalan biasa, nantinya bisa ditempuh hanya dalam 2 jam.

Untuk Tahap 1 (Probolinggo-Besuki), Kementerian PU menyebut proses pembebasan lahan sudah mencapai lebih dari 99%. Hal ini membuat pemerintah optimistis pekerjaan konstruksi bisa tuntas sesuai target pada akhir tahun 2025. Ruas ini akan dilengkapi tiga gerbang tol, yaitu GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki, serta dan 3 simpang susun yaitu Simpang Susun (SS) Kraksaan, SS Paiton dan SS Besuki.

Leave a reply

Iconomics