Kuartal Pertama 2020, Pendapatan dan Laba Bersih Digital Mediatama Maxima Tbk Tumbuh Lebih dari 400%
Beberapa portofolio Digital Mediatama Maxima/web perusahaan
PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang gemilang di tengah pandemi Covid-19. Sepanjang kuartal pertama 2020 ini, baik pendapatan maupun laba dari entitas anak PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) ini tumbuh ratusan persen.
Sepanjang tiga bulan pertama 2020, DMMX membukukan pendapatan sebesar Rp 85,24 miliar, naik 478,82% dibanding Rp 14,73 miliar pada kuartal pertama 2019. Laba bersih juga tumbuh kencang yaitu sebesar Rp 8,81 miliar naik 492,87% dibanding Rp 1,49 miliar pada kuartal pertama 2019.
“Prestasi ini terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam ekspansi bisnis digital cloud advertising dan trade marketing (aplikasi Pojok Bayar). Peningkatan jumlah layar yang tersebar di bawah Managed Services juga turut mendorong pendapatan penjualan perangkat keras DMMX pada kuartal pertama 2020 sebesar hampir dua kali lipat, menjadi Rp17,3 miliar,” demikian penjelasan Investor Relations DMMX dalam siaran pers yang diterima Iconomics, Kamis (11/6) malam.
Dijelakan bahwa digital cloud advertising Perseroan, sebagai bisnis inti membukukan pertumbuhan pendapatan yang kuat 64,6% year on year (yoy) menjadi Rp 6,4 miliar pada kuartal pertama 2020. Hal ini mewakili basis recurring revenue (pendapatan berulang) yang lebih besar, yang diterima dari penyediaan dukungan layanan dan atau penyewaan untuk layar yang terpasang di lokasi klien, mencapai total 9.700++ layar (+ 68,9% yoy) hingga Maret 2020.
“Kami tetap berfokus pada perluasan (rolling-out) layar digital cloud di antara mitra-mitra ritel tradisional, terutama minimarket, mengingat pentingnya kepentingan strategis mereka sebagai pendorong pertumbuhan utama yang menghasilkan recurring revenue yang stabil dan sehat di masa depan,” jelas DMMX.
Dengan demikian sepanjang April hingga pertengahan Mei 2020, penyebaran layar terus berlanjut dengan 300++ layar ditambahkan ke platform cloud advertising Perseroan, berkontribusi terhadap total 10.000++ layar (sekitar 76% lebih tinggi vs akhir Mei 2019).
Optimistis sembari memantau periode transisi
Perseroan mencatat berbagai klien utama dalam industri minimarket dan restoran, untuk area yang berlokasi di luar mall, dibebaskan dari program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemerintah yang bertujuan untuk mengekang penyebaran COVID-19.
“Pojok Bayar” juga terus mencatat peningkatan jumlah pengguna, seiring dengan ditambahkannya 6.000++ pengguna antara April hingga pertengahan Mei, dengan total 59.000++ pada Mei 2020. Dengan beberapa daerah memasuki fase transisi ke “New Normal” sebagaimana dipandu oleh Pemerintah pada Juni 2020 pasca-PSBB, DMMX terus memantau kemajuan transisi dan tetap optimistik. Perseroan menyoroti pandangan Manajemen bahwa sumber daya internal Perseroan siap untuk mengambil langkah-langkah ekspansi, seiring dengan pemulihan ekonomi secara umum, berkat neraca yang sehat dan posisi net-cash substansial sebesar Rp 304 miliar pada kuartal pertama 2020.
Melihat tren masa depan, DMMX mulai menilai kemungkinan untuk mengembangkan bisnis digital cloud signage sebagai bagian dari Office Solutions guna mendukung implementasi “New Normal” bagi para UKM. Salah satu solusi yang diharapkan dapat membangkitkan minat para pelaku usaha adalah integrated meeting rooms dengan fitur konferensi video.
“Dalam beberapa kuartal berikutnya, Perseroan akan terus dapat melihat eksekusi penyebaran layar sebagai pendorong utama pertumbuhan. Manajemen masih merasakan potensi pertumbuhan, seiring dengan laju digitalisasi yang cepat di Indonesia, khususnya dengan ritel terkemuka,” jelas DMMX.