KUPASI Dorong Penguatan Peran Asuransi dalam Ketahanan Risiko Bencana Nasional Menuju Inisiasi Asuransi Wajib Bencana di Indonesia

0
71

Indonesia sebagai negara dengan tingkat risiko bencana yang tinggi menghadapi tantangan besar dalam membangun sistem perlindungan risiko yang berkelanjutan. Tingginya frekuensi dan dampak bencana alam menuntut keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk industri asuransi, dalam memperkuat ketahanan nasional serta memastikan keberlanjutan pemulihan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks tersebut, Komunitas Penulis Asuransi Indonesia (KUPASI) menyelenggarakan KUPASI Annual Forum 2026 dengan tema “Penguatan Peran Asuransi dalam Ketahanan Risiko Bencana Nasional Menuju Inisiasi Asuransi Wajib  Bencana  di  Indonesia”.  Kegiatan  ini  diselenggarakan  pada  29  Januari  2026  di  Wisma  Tugu  I,  Jakarta,  dan  dihadiri  oleh  regulator,  pelaku industri asuransi, akademisi, praktisi, serta pemangku kepentingan terkait.

Ketua  Umum  Komunitas  Penulis  Asuransi  Indonesia  (KUPASI),  Azuarini  Diah  Parwati menyampaikan  bahwa  penguatan  peran  asuransi  menjadi  kebutuhan  mendesak  di  tengah  tingginya  risiko  bencana  di  Indonesia.

“KUPASI  memandang  bahwa  masih  rendahnya  perlindungan  asuransi  bencana  menyebabkan  beban  kerugian  pascabencana  sebagian  besar  masih  ditanggung  oleh  masyarakat  dan  pemerintah.  Melalui  KUPASI  Annual  Forum  ini,  kami  mendorong  inisiasi  asuransi  wajib  bencana  yang  dilaksanakan  secara  bertahap,  inklusif,  serta  didukung  kolaborasi  seluruh  pemangku  kepentingan  dan  penguatan  literasi  publik  sebagai  upaya memperkuat ketahanan nasional,” ujarnya.

Baca Juga :   Sementara, Pemasaran PAYDI dari Perusahaan Asuransi Bisa Lewat Vicon

Forum  ini  dibuka  dengan  keynote  speech  dari  Direktur  Pengawasan  Asuransi  Umum  dan  Reasuransi  Otoritas  Jasa  Keuangan  (OJK),  Munawar  Kasan  yang  menyoroti  urgensi  penguatan  kebijakan  asuransi  bencana  dalam  rangka  menjaga  stabilitas  sistem  keuangan  dan  ketahanan  nasional.  Sambutan  juga  disampaikan  oleh  Direktur  Executive  Asosiasi  Asuransi  Umum  Indonesia  (AAUI), Cipto  Hartono ,  yang  menekankan  kesiapan  industri  asuransi  dalam  mendukung pengembangan skema perlindungan risiko bencana di Indonesia.

KUPASI  Annual  Forum  2026  menghadirkan  para  narasumber  yang  merepresentasikan  perspektif  regulator,  pemerintah,  industri  asuransi  dan  reasuransi,  serta  lembaga  pendukung  ketahanan  risiko  yang  terbagi  dalam  dua  sesi  utama.  Sesi  pertama  Aspek  Kebijakan  menghadirkan  Direkorat  Pengembangan  Dana  Pensiun,  Asuransi  &  Aktuaria  Kementerian  Keuangan,  Ami  Muslich  dan  Direktur  Utama  PT  Reasuransi  MAIPARK,  Kocu  Andre  Hutagalung,  untuk  membahas  arah  regulasi  dan  urgensi  kebijakan  asuransi  bencana,  dengan  moderator  Reza  Andre  Nasution,  Direktur  Teknik  PT  Reasuransi  MAIPARK.  Selanjutnya,  Sesi  kedua  Aspek

Implementasi  menghadirkan  Acting  Head  of  IFG  Progress,  Ibrahim  Kholilul,  Research  &  Development  Principal  PT  Reasuransi  MAIPARK,  Hengki  Eko  Putra,  serta  Program  Officer  Financial  Adaptation  Innovation  and  Resilience  (FAIR),  Priskila  Agatha  Sulaiman,  yang  membahas  kesiapan  industri,  protection  gap,  dan  strategi  implementasi,  dengan  moderator  Wahyudin  Rahman,  Dewan  Penasihat  KUPASI.  Diskusi  ini  diharapkan  dapat  menghasilkan  rekomendasi strategis yang aplikatif dan relevan dengan kondisi Indonesia.

Baca Juga :   AFPI: 8 Fintech P2P Lending Peroleh Izin dari OJK

Melalui  penyelenggaraan  forum  ini,  KUPASI  berharap  dapat  menjadi  wadah  sinergi  antara  regulator,  industri,  dan  pemangku  kepentingan  lainnya  dalam  mendorong  terbentuknya  sistem  perlindungan  risiko  bencana  yang  lebih  kuat,  berkeadilan,  dan  berkelanjutan,  guna  memperkuat  ketahanan  ekonomi  nasional  dan  melindungi  masyarakat  dari  dampak  bencana  di  masa  mendatang. (**)

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics