Mendorong Produksi Gula, LPEI Salurkan Dana untuk PTPN Group
Giling Perdana PTPN X di Pabrik Gula Ngadirejo/Dok. LPEI
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank menyalurkan dana senilai Rp4 triliun kepada Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berdasarkan PP 43 Tahun 2020 mengenai Investasi Pemerintah untuk memperoleh manfaat ekonomi dan sosial. Investasi yang dilakukan untuk mengoptimalkan pasokan bahan baku, revitalisasi mesin dan fasilitas pabrik gula.
Produksi gula di dalam negeri rendah. Data dari Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan Indonesia memproduksi 2,2 juta ton tebu yang digiling menjadi 2,4 juta ton gula pada periode 2018-2019. Adapun peningkatan kebutuhan konsumsi gula domestik mencapai 6 juta ton pada tahun 2019. Timpang.
Rendahnya produksi gula dalam negeri antara lain disebabkan kondisi fasilitas produksi gula tebu yang sudah tua dan konversi lahan petani menjadi kawasan industri, yang menyebabkan berkurangnya luas lahan tanam dan berdampak pada hasil panen yang cenderung menurun.
Berdasarkan kajian yang disusun oleh Institut Pertanian Bogor (IPB), PTPN III, dan LPEI menunjukkan investasi Pemerintah kepada PTPN III ini memiliki sejumlah potensi manfaat ekonomi dan sosial diantaranya adalah penciptaan lapangan kerja dan penurunan tingkat kemiskinan nasional. Estimasinya sepanjang tahun 2020-2029 terjadi peningkatan penyerapan tenaga kerja sebesar 36%. Sementara tingkat kemiskinan nasional berpotensi menurun secara bertahap yaitu sekitar 1 hingga 2,5% pada periode yang sama.
Sampai dengan 30 April 2021, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI telah mencairkan Investasi Pemerintah kepada PTPN III sebesar Rp627 miliar. Direktur PTPN X Aris Toharisman mengatakan dana PEN senilai Rp192 miliar telah disalurkan kepada PTPN X, dan akan dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk peningkatan kinerja PTPN X khususnya di komoditas gula, salah satunya untuk perluasan areal (peremajaan tanaman), pembibitan, pembangunan sarana irigasi, menekan down time pabrik, dan sebagainya.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, menyampaikan bahwa dukungan Pemerintah dan LPEI kepada PTPN Group membuat perusahaan lebih leluasa dalam melakukan ekspansi. Salah satu anak usaha PTPN Group yakni PTPN X melalui Pabrik Gula (PG) Ngadiredjo telah mampu mengawali musim giling di tahun 2021 dan akan segera diikuti oleh delapan pabrik gula lainnya. PG Ngadiredjo akan menggiling tebu sebanyak 732.615 ton dengan rendemen 8,25% dan memproduksi gula sebesar 60.538 ton.
“Kami mendukung Pemerintah untuk melaksanakan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dalam bentuk Investasi Pemerintah. Kami juga ingin memastikan bahwa Investasi Pemerintah akan memberikan dampak ganda bagi kesejahteraan para petani gula dan tebu,” kata Direktur Pelaksana I LPEI Dikdik Yustandi dalam siaran pers.