Menteri PANRB Tunjukkan Langkahnya Mewujudkan Visi Menjadi Negara Terbesar Keempat
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas/Dok. Iconomics
Pemerintah Indonesia meyakini mampu menjadi negara ekonomi terbesar ke-4 di dunia. Proyeksi tersebut didukung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas dengan menyiapkan berbagai persiapan agar target tersebut tercapai pada tahun 2050.
“4 besar negara dunia di 2050 tentu mesti kita persiapkan dengan baik,” kata Azwar Anas Indonesia Marketing Convention pada Kamis (08/12/2022).
Persiapan tersebut yakni birokrasi profesional, reformasi birokrasi berdampak, dan pelayanan publik sempurna. Menteri Azwar Anas menyoroti pada aspek reformasi birokrasi.
“Birokrasi harus berdampak maka kami langsung positioning, karena kata Presiden, birokrasi itu harus dapat lincah dan cepat,” kata Menteri Azwar Anas.
Reformasi birokrasi tersebut dengan melakukan pengentasan kemiskinan, maksudnya mengelola birokrasi agar anggaran kemiskinan berpengaruh optimal dalam penurunan kemiskinan. Kemudian, peningkatan investasi dengan maksud memperkuat penerapan omnibus law, meningkatkan competitveness index, dan melipatgandakan investasi.
Adapun digitalisasi administrasi pemerintahan dengan maksud menciptakan pelayanan publik berbasis digital. Dan, percepatan proritas aktual bermaksud penguatan tata kelola dalam merespons dan mengawal hal-hal mendesak sehingga memitigasi risiko yang berdampak serius kepada masyarakat.
Tak hanya membahas terkait persiapan menjadi negara ekonomi terbesar ke-4 di dunia saja, Menteri PAN RB ini juga menjelaskan mengenai hal yang menjadi fokusnya saat ini. Fokus tersebut ditekankan pada peningkatan penggunaan produk dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan barang, jasa, dan modal pemerintah. Selain, peningkatan produk penggunaan dalam negeri, PANRB juga fokus dalam upaya menekan dan mengendalikan inflasi dengan cara memperkuat koordinasi antar sektor lembaga.