Publik Harus Terlindungi dan Terliterasi di Jagat Maya

0
23

Sejumlah remaja memegang ponsel mereka masing-masing di Medan, Sumatera Utara/Antara

Literasi digital harus terus diperkuat seiring massifnya inklusi digital. Apalagi ada ancaman yang membahayakan, salah satunya judi online.

Dalam diskusi publik yang bertajuk “Bijak Digital Tanpa Judi Online”, Anggota Komisi I DPR, Ruth Naomi Rumkabu menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital yang semakin pesat perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan literasi digital. Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat mampu memanfaatkannya secara aman dan bertanggung jawab.

Menurut Ruth, pemerintah terus mendorong penguatan regulasi, perlindungan data pribadi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan dan etika di ruang digital.

Dalam kesempatan yang sama, Gun Gun Siswadi selaku Pegiat Literasi Digital menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap literasi digital di tengah meningkatnya penggunaan internet dan media sosial. Ia menyampaikan bahwa literasi digital bukan hanya kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dalam menerima informasi, menjaga etika dalam berinteraksi di ruang digital, serta melindungi data pribadi.

Baca Juga :   Pemberantasan Judol yang Tak Kenal Libur

Menurut Gun Gun, kesadaran terhadap jejak digital dan tanggung jawab dalam bermedia sosial menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

Praktisi Komunikasi Publik, Yemima Marcelina Msiren menjelaskan bahwa komunikasi yang baik juga memiliki peran penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif. Ia menekankan bahwa masyarakat perlu memahami cara berkomunikasi secara bijak di media digital, termasuk dalam menyampaikan pendapat, menyaring informasi sebelum membagikannya, serta menghindari penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

Menurut Yemima, komunikasi publik yang efektif dapat membantu membangun budaya digital yang lebih positif, di mana teknologi dimanfaatkan tidak hanya sebagai sarana berbagi informasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membangun dialog yang konstruktif.

Leave a reply

Iconomics