Rencana Bulog Siapkan Beras 200 Ribu Ton untuk Bansos Disambut Secara Positif
Ilustrasi/Liputan6.com
Anggota Komisi IV DPR Hermanto mengapresiasi langkah Perum Bulog yang menyiapkan beras sebanyak 200 ribu ton untuk tambahan bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Bantuan sosial tersebut rencananya akan diberikan kepada Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Menurut Hermanto, kebijakan Bulog tersebut juga bisa memberi dampakpositif kepada petani dalam rangka menyerap hasil panen mereka. Apalagi para petani diperkirakan sedang panen raya di daerah-daerah.
“Dengan menyerapkan beras petani dalam negeri akan dapat 3 keuntungan bagi negara, yaitu meningkatkan kesejahteraan petani, menguatkan program BST dan PKH berbasis kemampuan dalam negeri dan mewujudkan kedaulatan pangan,” kata Hermanto.
Dengan dukungan pasokan sumber beras dalam negeri, kata Hermanto, maka kebutuhan akan terpenuhi dalam waktu cepat. Dan penyerapan APBN lebih optimal untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional dan sangat membantu atasi masyarakat yang sedang dilanda pandemi Covid-19.
“Usahakan beras tidak berasal dari impor karena pemetintah belum memiliki sistem karantina yang komprehensif untuk mencegah penularan Covid-19 dari beras impor,” katanya.