Sepatu Louis Vuitton dan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Tulungagung

0
33
Reporter: Wisnu Yusep

Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW), mengungkap sisi lain dari dugaan praktik pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.

Tak hanya uang tunai, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga mengamankan sejumlah barang mewah yang diduga dibeli dari hasil korupsi.

​Petugas KPK menunjukkan empat pasang sepatu bermerek Louis Vuitton sebagai barang bukti. Sepatu-sepatu itu bersanding dengan tumpukan uang tunai ratusan juta rupiah yang disita saat operasi berlangsung pada Jumat (10/04/2026).

​”Ini diduga merupakan hasil tindak pidana korupsi pemerasan di lingkungan Pemkab Tulungagung oleh GSW,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (13/04/2026).

​Nilai dari barang-barang fesyen tersebut tergolong fantastis. KPK menaksir harga keempat pasang sepatu mewah itu mencapai Rp129 juta.

Sementara itu, uang tunai yang berhasil diamankan dalam OTT tersebut berjumlah Rp335,4 juta.

​Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu memaparkan bahwa barang-barang tersebut hanyalah sebagian kecil dari dugaan total pemerasan yang dilakukan sang bupati.

Baca Juga :   KPK Dalami "Surat Mundur" Misterius dalam Kasus Pemerasan di Tulungagung

GSW diduga meminta setoran kepada sejumlah pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan target total mencapai Rp5 miliar.

​”Dari target tersebut, realisasi uang yang telah diterima GSW sejauh ini sebesar Rp2,7 miliar,” jelas Asep.

​Penyidikan mengungkap bahwa aliran dana haram tersebut digunakan untuk menopang kebutuhan pribadi sang kepala daerah.

Selain untuk koleksi sepatu mewah, uang hasil pemerasan itu diduga dipakai untuk biaya pengobatan, jamuan makan, hingga keperluan rumah tangga lainnya yang bebannya justru dilemparkan pada anggaran OPD.

​Namun, temuan menarik lainnya menunjukkan bahwa dana tersebut juga mengalir ke pihak luar. Asep menyebutkan bahwa sebagian uang digunakan GSW untuk memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kabupaten Tulungagung.

Leave a reply

Iconomics